Destinasi Wisata Lahaul dan Spiti India Ditutup hingga April 2021

Salsabila Jihan, Jurnalis · Minggu 29 November 2020 03:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 28 406 2317975 destinasi-wisata-lahaul-dan-spiti-india-ditutup-hingga-april-2021-4ZFkmc2XX4.jpg Lembah Spiti di Himachal Pradesh, India (vargiskhan.com)

DISTRIK Lahaul dan Spiti di Himachal Pradesh, India merupakan destinasi wisata terkenal yang mendatangkan banyak wisatawan tiap tahun. Tapi, destinasi tersebut masih ditutup untuk wisatawan dan diberlakukan jam malam, karena pandemi Covid-19.

Menurut laporan, wisatawan dilarang memasuki wilayah tersebut hingga April 2021, mengingat peningkatan yang signifikan jumlah kasus virus corona di Lahaul dan Spiti.

Baca juga:  Indonesia Masih Dipercaya International sebagai Destinasi Wisata Aman

Kabarnya, pos jaga polisi juga sudah disiapkan di Sissu untuk menghentikan orang luar yang ingin mengunjungi lembah di sana. Sementara wisatawan dihimbau untuk tidak mengunjungi Terowongan Atal.

Melansir Times of India, Minggu (29/11/2020), Wakil Komisaris Lahaul Spiti, Pankaj Rai, mengatakan kepada publik bahwa suhu sedang berada di bawah nol, kekurangan fasilitas medis, berada di ketinggian, dan hal lainnya dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat di wilayah tersebut jika kasus Corona tidak diperiksa.

Selain itu, karena perubahan gaya hidup dan kondisi iklim yang parah, masyarakat rentan terhadap virus.

 

Dikatakan juga bahwa pemerintah di Keylong melarang pertemuan publik lebih dari empat di bawah seksi 144. Pemerintah Himachal juga memberlakukan jam malam saat pandemi seperti Shimla, Lahaul-Spiti, Kullu dan Mandi.

Baca juga:  Viral Hiu versus Buaya Raksasa bak Legenda Surabaya di Australia

Ini juga berlaku untuk semua penginapan dan akomodasi wisatawan yang akan tetap tutup di Spiti sampai akhir 2020. Di sisi lain, hotel dan properti wisata telah kembali beroperasi di bagian lain Himachal, mengingat ini adalah puncak musim liburan.

Bar dan restoran telah diizinkan untuk kembali dibuka di negara bagian tersebut, tetapi dengan peraturan kesehatan dan keselamatan yang ketat.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini