Sinergitas Pemda dan Pusat Harus Dijaga demi Membangun Pariwisata

Antara, Jurnalis · Minggu 29 November 2020 07:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 406 2318142 sinergitas-pemda-dan-pusat-harus-dijaga-demi-membangun-pariwisata-Ny4uJYwnZy.JPG Destinasi unggulan Indonesia di Labuan Bajo (Foto: Instagram/@jjs_labuanbajo)

MASYARAKAT Sadar Wisata (Masata) mendukung penuh pengembangan desa wisata untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan desa terutama di saat pandemi Covid-19 yang belum kunjung berakhir. Sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah juga diperlukan untuk membangun pariwisata Indonesia yang sempat terpuruk akibat hantaman pandemi corona.

"Kami berharap agar kepariwisataan mampu menjamin keterpaduan antarsektor, antar-aktor, dan antardaerah selaku pemangku kepentingan dalam sinergitas dan kolaborasi antarpihak yang menjaga keharmonisan hubungan pusat dengan daerah," ungkap Ketua Umum Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Masata, Panca Rudolf Sarungu, Minggu (29/11/2020)

Pihaknya lanjut Rudolf, terus berupaya untuk menyambung kepentingan serta membangun sinergitas dan kolaborasi dalam membantu pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai negara tujuan pariwisata kelas dunia didukung atraksi yang menarik, aksesibilitas yang mudah, dan amenitas yang berkualitas.

Baca juga: Bangka Belitung Buka Penerbangan Langsung ke China untuk Tarik Wisatawan

Dirinya berharap para pelaku, pemerhati, dan pecinta pariwisata di kalangan pemerintah (kementerian/lembaga) serta swasta (asosiasi/organisasi/perkumpulan) memiliki kesamaan persepsi dalam mendukung pariwisata berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda mengatakan, sektor pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi hampir luluh lantah selama 10 bulan di masa pandemi corona.

Kondisi sektor pariwisata yang memprihatinkan itu dikarenakan paling terdampak dan mengalami kontraksi tajam, sementara berbagai program belum memberikan hasil optimal.

Oleh karenanya, sektor pariwisata membutuhkan kebijakan afirmasi, yakni pemerintah memprogramkan para wisatawan mendapat prioritas vaksinasi.

Pemberian vaksin kepada wisatawan menjadi satu paket vaksin-wisata yang menarik perhatian wisatawan (pelancong). "Kita tidak boleh berhenti untuk berikhtiar," kata Syaiful.

Pengembangan desa wisata merupakan contoh ikhtiar pemerintah, yakni menjadikan desa wisata sebagai penyangga destinasi wisata utama atau alternatif tujuan wisata di luar destinasi wisata super prioritas dan 10 prioritas destinasi wisata.

Pertumbuhan ekonomi baru di desa akan terdorong. Bertumbuhnya pendapatan ekonomi desa mendorong pertumbuhan desa wisata. Melalui desa wisata, masyarakat akan terlibat. Desa-desa menjadi sentra baru tumbuhnya pendapatan baru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini