Wisatawan Tetap Antusias ke Wisata Pulau Angso Duo Pariaman meski Cuaca Ekstrem

Antara, Jurnalis · Senin 30 November 2020 05:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 406 2318508 wisatawan-tetap-antusias-ke-wisata-pulau-angso-duo-pariaman-meski-cuaca-ekstrem-79pO0ACX58.JPG Pulau Angso Duo di Pariaman, Sumbar (Foto: Instagram/@nandafirdaus32)

WISATAWAN dari berbagai daerah tetap antusias berwisata ke Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatra Barat, meski dalam sepekan terakhir daerah itu dan sekitarnya diterjang cuaca ekstrem.

"Kebetulan pulang kampung sama keluarga, jadi saya ajak ke pulau," kata salah seorang wisatawan asal Padang Pariaman yang baru kembali dari Angso Duo, Salman (29).

Salman mengaku sudah lama tidak ke pulau tersebut karena selama beberapa tahun terakhir dirinya merantau ke Duri, Riau sehingga waktu liburan digunakan untuk menikmati keindahan pulau itu.

Baca juga: Viral Tempat Pembuangan Sampah Disulap Jadi Wisata Air Mengagumkan

Meski ia dan keluarganya hanya bisa menikmati keindahan Pulau Angso Duo sekitar tiga jam karena takut dengan cuaca buruk akan datang, namun sudah cukup melepaskan kerinduannya akan pulau tersebut.

"Sekarang cuaca sering hujan dan badai, jadi takut gelombang laut besar. Tapi tadi alhamdulillah gelombang laut tadi tenang," katanya.

Pulau Angso Duo

(Foto: Instagram/@yatlexx)

Sementara itu, salah seorang pengelola kapal wisata ke Pulau Angso Duo, Zainal Efendi mengatakan dalam beberapa pekan terakhir wisata ke pulau tersebut sepi dari wisatawan karena cuaca buruk.

"Namun beberapa hari ini cuaca sudah mulai bersahabat kembali," ujarnya.

Ia mengatakan meskipun cuaca sudah mulai membaik namun pihaknya tetap berhati-hati dan mengajak wisatawan segera kembali ketika melihat tanda akan terjadi hujan dengan melihat awan di langit.

Zainal menambahkan, pada hari biasa, wisatawan bisa menghabiskan waktu seharian di Pulau Angso Duo namun sekarang hanya sekitar tiga hingga lima jam saja.

Ia menyebutkan di akhir pekan sekarang kunjungan wisatawan bisa mencapai 100 orang per hari dengan biaya tiket Rp40 ribu per orang yang harga tersebut sudah termasuk asuransi.

Kendati jumlah wisatawan tersebut terbilang sepi dari hari normal atau sebelum pandemi Covid-19, namun sudah cukup membantu ekonomi pemilik kapal, nakhoda, dan anak buah kapal wisata.

"Jumlah wisatawan di kapal pun kami batasi serta wisatawan kami minta menerapkan protokol kesehatan," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini