Optimalkan Potensi Wisata Bawah Laut, Babel Gandeng Pihak Swasta

Antara, Jurnalis · Senin 30 November 2020 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 406 2318772 optimalkan-potensi-wisata-bawah-laut-babel-gandeng-pihak-swasta-fL8LU2XWr4.JPG Penyelam menikmati panorama bawah laut (Foto: Instagram/@bbkdivesattahip)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung menggandeng perusahaan swasta yang bergerak di bidang tambang timah untuk memperbanyak destinasi wisata bawah laut buatan di perairan Pulau Bangka.

Langkah ini bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan dan ekonomi masyarakat pesisir di pulau penghasil timah itu.

"Kita ke depannya tidak hanya menawarkan wisata pantai, tetapi juga wisata bawah laut buatan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah pendemi ini," kata Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut DKP Provinsi Kepulauan Babel, Fores Fernando di Pangkalpinang, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Selayar Diproyeksikan Jadi Wisata Andalan di Sulawesi Selatan

Menurut dia, kegiatan rehabilitasi terumbu karang dan penenggelaman ribuan rumah ikan ini tentunya sangat mendukung program pemerintah provinsi dalam mempercepat pembangunan sektor pariwisata dan kunjungan wisatawan di tengah pendemi Covid-19.

"Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi inisiasi PT Timah yang telah merehabilitasi terumbu karang dan menebar 2.000 rumah ikan di perairan Pulau Bangka ini," ujarnya.

Fernando menambahkan, saat ini minat wisatawan dalam dan luar negeri berwisata bawah laut di Bangka Belitung cukup tinggi, karena memiliki keindahan yang eksotik dan keanekaragaman biota laut yang beragam.

"Kita banyak memiliki destinasi wisata bawah laut, meskipun dalam tanda petik terumbu karang buatan di Pulau Bangka dan terumbu karang buatan ini secara berlahan-lahan akan menjadi alami," katanya.

Ia menambahkan rehabilitasi lingkungan laut ini tidak hanya mendorong sektor pariwisata, tetapi juga dapat meningkatkan hasil tangkapan ikan nelayan tradisional ini, terumbu karang buatan dan rumah ikan ini menjadi titik-titik tempat ikan berkumpul dan berkembang biak.

"Dengan adanya terumbu karang buatan dan rumpon ini, maka nelayan tidak lagi kesulitan mencari titik-titik gerombolan ikan, sehingga dapat meningkatkan hasil tangkapan dan ekonomi keluarga nelayan tradisional ini," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini