Tingkat Bahaya Jalur Pendakian Gunung Piramid Bondowoso Diklaim Setara dengan Cartensz

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 30 November 2020 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 406 2318847 tingkat-bahaya-jalur-pendakian-gunung-piramid-bondowoso-diklaim-setara-dengan-cartensz-nTyl5GmfSJ.JPG Gunung Piramid di Bondowoso, Jawa Timur (Foto: Instagram/@gunungpiramid)

KABAR mengejutkan datang dari Gunung Piramid, Bondowoso, Jawa Timur. Tingkat bahaya gunung ini dilaporkan setara dengan pendakian di Gunung Cartensz, Papua. Hal tersebut diketahui setelah dilangsungkannya proses pemetaan oleh sejumlah pendaki profesional.

Ketua Tim Survei dan Pemetaan, Agus Saban menjelaskan, Gunung Piramid Bondowoso sejatinya memiliki punggung atau jalan setapak yang sangat tipis sekali.

"Gunung itu setelah kami survei, jalan punggunanya sangat tipis sekali, jadi idealnya harus dikasih tali pengaman. Kalau tidak lebih baik ditutup saja, karena tingkat bahayanya sangat tinggi," tegas Agus saat berbincang dengan Okezone, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Istri Presiden Turki, Emine Erdogan Pakai Masker Batik Tulis Khas Yogyakarta

Agus menambahkan, pemasangan tali pengaman ini harus dilakukan karena akses menuju Gunung Piramid sangat mudah dijangkau. Gunungnya juga tidak terlalu tinggi hanya 1.521 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Ditambah lagi, Gunung Piramid Bondowoso memang menjadi salah satu gunung yang cukup diburu oleh pendaki-pendaki pemula, dan anak muda yang mendaki hanya sekadar berburu foto selfie.

"Harus dipasang tali pengaman. Karena jalurnya itu bahaya sekali. Kalau kita lengah, jatuhnya bisa ke kiri atau kanan dan itu langsung jurang. Kemarin kan sudah ada dua kali kejadian, pendaki pemula meninggal saat melewati jalur ini dan mereka langsung jatuh ke jurang," kata Agus.

"Karena itu saya dipanggil ke sini untuk memetakan tingkat bahayanya agar tidak terulang kejadian serupa," timpalnya.

Dari hasil pemetaan itu, lanjut Agus, mengeluarkan satu kesimpulan bahwa pihak pengelola benar-benar harus menyediakan fasilitas pendukung seperti tali pengalaman, serta menyiapkan para pemandu profesional sebagai guide para pendaki pemula.

"Pendakian malam hari juga seharusnya dilarang, karena idealnya pendaki mulai start jam 6 dan diharapkan jam 12 siang itu sudah sampai puncak. Lalu turun ke bawah," ujarnya.

"Saat turun pun harus ekstra hati-hati dan berkonsentrasi, karena vegetasi menuju puncak Gunung Piramid sudah tidak ada alias kosong. Dan ini bahaya sekali. Berbeda dengan Gunung Argapura yang jalannya besar dan masih banyak pepohonan," tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini