Kota Ahmedabad India Mulai Dibuka, Kunjungan Wisatawan Masih Dibatasi

Ersa Ambarita, Jurnalis · Selasa 01 Desember 2020 03:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 406 2319034 kota-ahmedabad-india-mulai-dibuka-kunjungan-wisatawan-masih-dibatasi-3qYnUI0vwL.JPG Salah satu destinasi wisata di Kota Ahmedabad, India (Foto: Chalousa)

MENEMPATI lonjakan kasus terbanyak kedua di dunia membuat India terus berjuang mengurangi penyebaran virus corona alias Covid-19. Meski demikian, pembukaan bertahap fasilitas publik tengah dilakukan.

Seperti di Kota Ahmedabad, India, pemerintah kini siap menyambut para pengunjung tetap dan asing di Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel.

Tentunya pembukaan perjalanan ini memiliki peraturan dan kategori khusus bagi mereka yang hendak memasuki kota Ahmedabad.

Berikut informasi aturan perjalanan dan fasilitas yang sudah dibuka di Ahmedabad, sebagaimana dilansir dari laman Wego.

Baca juga: Eropa Cabut Pembatasan Perjalanan untuk 9 Negara Ini, Indonesia Tak Termasuk

Kategori pengunjung domestik

Pengunjung yang diperbolehkan memasuki India barat adalah mereka yang berkewarganegaraan India dan yang memegang kartu OCI (Warga Negara Asing India).

Hal ini juga berlaku bagi mereka yang mengikuti Misi Vande Bharat atau misi membawa orang India yang terjebak di negara asing untuk kembali pulang.

“Misi Vande Bharat terus menjangkau warga yang terlantar dan tertekan melalui lebih banyak penerbangan dan pengaturan zona terbang,” tulis Menteri Penerbangan Sipil India, Hardeep Singh Puri di Twitter.

Kategori pengunjung asing

Berdasarkan aturan Kementerian Dalam Negeri India, ada beberapa kategori pengunjung asing yang diizinkan melakukan perjalanan ke India.

Yakni, pengusaha asing dengan jenis visa bisnis (tidak termasuk visa B-3 untuk olahraga), tenaga kesehatan asing, insinyur, teknisi, manajerial, dan spesialis desain yang mendapat undangan dari India.

Kategori ini mengikuti bagi orang asing yang menikah dengan orang India, diplomat asing, perjalanan keluarga dengan keadaan darurat, dan warga negara asing yang terjebak di negara tetangga dan ingin kembali melalui India.

Siapa pun yang termasuk dalam kategori tersebut harus mendapatkan visa bisnis atau visa yang valid dari bagian imigrasi India di luar negeri. Sementara itu, bagi mereka yang telah memiliki visa dengan jangka waktu panjang harus kembali memvalidasi ulang visa tersebut.

Aturan karantina

Setiap pengunjung yang tiba di bandara akan melakukan pemeriksaan wajib dengan thermal screening yang disediakan. Jika ditemukan gejala, maka akan langsung dibawa ke pusat perawatan Covid untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penumpang juga akan diperiksa dengan hand-held scanner, dokter, dan petugas medis. Pengunjung domestik tidak wajib menjalankan karantina diri, melainkan memantau gejala-gejala yang timbul selama 14 hari (jika dianggap tidak memiliki gejala saat pemeriksaan).

Untuk karantina mandiri wajib selama 14 hari adalah mereka yang memiliki keadaan dan riwayat tertentu. Dalam hal ini penumpang harus mengajukan permohonan di situs newdelhiairport.in dengan kurun waktu 72 jam sebelum jam keberangkatan.

Wisatawan dapat meminta pengecualian karantina dengan mengirim laporan tes PCR negatif yang dikeluarkan 72 jam sebelum keberangkatan. Laporan ini harus diunggah dan diberikan pada saat melakukan pemeriksaan di pintu masuk India. Namun, para penumpang juga dapat menggunakan fasilitas tes PCR yang sudah disediakan di bandara.

Tempat yang sudah dibuka

Pembukaan Bandara Ahmedabad mengikuti pembukaan tempat dan fasilitas publik lainnya. Di antaranya adalah layanan transportasi kota, restoran bar dan kafe yang dibuka sampai pukul 11 malam, tempat olahraga, dan perguruan tinggi yang sudah dibuka di awal November. Semua pembukaan ini tetap dioperasikan dengan standar protokol yang ditetapkan oleh pemerintah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini