Tarik Wisatawan, Petani di Madiun Ubah Sawah Jadi Taman Bunga Cantik

Antara, Jurnalis · Senin 30 November 2020 04:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 408 2318505 tarik-wisatawan-petani-di-madiun-ubah-sawah-jadi-taman-bunga-cantik-KPeLKLqfHQ.JPG Sawah di Madiun disulap jadi kawasan agrowisata taman bunga refugia (Foto: Antara)

SEJUMLAH petani di Desa Klorogan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur memanfaatkan lahan pertaniannya untuk dikembangkan menjadi lokasi agrowisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan.

Kepala Desa Klorogan, Jupriyanto mengatakan, pemanfaatan lahan pertanian sebagai agrowisata di wilayahnya tersebut dilakukan dengan menanam bunga refugia di sekitar tanaman pokok yang awalnya berfungsi sebagai pengendali hama secara alami.

"Lokasi agrowisata yang kami namai Manajenen Tanaman Sehat (MTS) Saben Klorogan ini, fungsi utamanya sebagai wahana edukatif bagi petani di wilayah Klorogan dan desa-desa sekitarnya tentang pengendalian hama secara alami. Harapannya agar petani tidak tergantung pada pestisida untuk membasmi hama," ujar Jupriyanto.

Menurut dia, diubahnya lahan pertanian di Desa Klorogan sebagai agrowisata tersebut menyusul fungsi estetis yang ada dari penanaman bunga refugia di sela tanaman pokok padi dan sayuran

Baca juga: Pemkab Keerom Papua Kembangkan Agrowisata Durian

Selain sebagai tanaman pengendali hama secara alami, refugia juga sangat indah sehingga menjadi wahana swafoto. Hal itu yang menjadikan MTS Saben Klorogan seluas 1 hektare tersebut viral dan ramai dikunjungi masyarakat sejak beberapa pekan terakhir.

Guna mendukung hal itu, pihak pengelola yang merupakan anggota kelompok tani desa setempat telah menyediakan sarana dan tempat untuk berfoto bagi para pengunjung.

Mulai spot foto berlatar belakang bunga Refugia yang warna warni, hingga spot foto di atas menara buatan dari kayu berlatar belakang suasana alam pedesaan yang masih asri.

Para pengunjung yang datang tidak hanya dari Madiun, namun juga daerah lain di sekitar Kabupaten Madiun.

Jupriyanto menambahkan, dengan memanfaatkan bunga Refugia sebagai pengendali hama alami, petani tidak hanya hemat dalam budi daya pertanian yang ramah lingkungan karena minim penggunaan pestisida.

Namun juga mendapatkan nilai tambah ekonomi, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani setempat dan masyarakat sekitar.

Salah satu pengunjung, Retno mengaku senang berkunjung ke Manajemen Tanaman Sehat (MTS) Saben Klorogan. Selain berwisata murah, tempat untuk berswafoto juga sangat bagus.

"Tempatnya alami, nuansa pedesaan. Setiap jalur penanaman bunga yang disediakan pengelola memiliki spot foto masing-masing. Sehingga bisa menjadi tempat wisata yang baik," kata Retno.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini