Mau Liburan Akhir Tahun ke Yogyakarta? 4 Destinasi Anti-Mainstream Ini Wajib Disambangi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 02 Desember 2020 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 408 2320396 mau-liburan-akhir-tahun-ke-yogyakarta-4-destinasi-anti-mainstream-ini-wajib-disambangi-4LdKQQwATE.JPG Salah satu destinasi favorit di Yogyakarta, Omah Minggir (Foto: Instagram/@omahminggir)

PEMERINTAH telah menetapkan libur akhir tahun 2020 sebanyak tiga hari yaitu tanggal 28, 29, dan 30 Desember. Meski terjadi pemangkasan jadwal liburan yang seharusnya sebanyak 6 hari, antusias masyarakat Indonesia masih terbilang sangat besar.

Nah, bagi Okezoners yang masih bingung memilih destinasi liburan akhir tahun, Daerah Istimewa Yogyakarta bisa jadi salah satu pilihan yang tepat.

Selain karena pilihan moda transportasi menuju kota ini cukup beragam, sekarang sudah banyak objek-objek wisata baru yang bisa disambangi oleh wisatawan.

Baca juga: Libur Akhir Tahun Seru, Tempat Wisata di Jakarta Ini Siap Hibur Traveler

Sebagian di antaranya bahkan dibangun dengan basis destinasi digital. Dalam hal ini, akan ada banyak atraksi dan spot selfie yang ciamik yang bisa Anda sambangi.

Lalu, objek wisata apa saja yang harus dijajal saat berlibur ke Yogyakarta? Berikut Okezone rangkumkan itinerary bagi Anda yang hanya punya waktu liburan singkat.

1. Omah Minggir

Lupakan sejenak kemewahan hotel dengan segudang fasilitasnya. Ada sebuah penginapan unik berkonsep ramah lingkungan yang wajib Anda sambangi di Yogyakarta. Penginapan itu bernama Omah Minggir.

Berlokasi di kawasan Ngaranan, Sendangrejo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, keistimewaan Omah Minggir terletak pada desain interiornya yang sengaja dibangun ala pedesaan.

Sebagian besar furnitur di tempat ini menggunakan barang-barang kuno nan antik, dan didominasi dengan nuansa kayu yang sangat kental.

Tak hanya itu, di sekitar penginapan juga terdapat lahan persawahan milik penduduk lokal yang bisa Anda gunakan sebagai trek jogging, bersepeda, atau sekadar menikmati secangkir teh hangat dan sepiring gorengan sembari memandangi suasana sawah yang asri.

Kalau beruntung dan bertepatan dengan musim panen, Anda bisa bergabung dengan penduduk lokal untuk merasakan sensasi memanen padi yang sudah menguning. Seru banget! Untuk tarif penginapannya sendiri dipatok mulai dari Rp200 ribu-an saja.

Baca juga: Viral Pramugari Korban PHK Jualan Gas Elpiji demi Menyambung Hidup

2. Air Terjun Kedung Kandang

Mengingat konsep perjalanan kali ini mengunjungi destinasi-destinasi anti mainstream di Yogyakarta, Air Terjung Kedung Kandang wajib banget masuk ke dalam itinerary Anda.

Objek wisata ini seringkali disebut sebagai surga tersembunyi di Gunung Kidul, karena memang pemandangan alamnya yang begitu eksotis dan menenangkan. Lokasi Air Terjung Kedung Kendang berada di kawasan Nglanggeran, Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Air Terjun Kedung Kandang

(Foto: Instagram/@andrebelong)

Sesuai dengan namanya, aliran air yang berada di Kedung Kendang tampak menuruni gundukan bebatuan besar yang bertingkat-tingkat. Keindahannya semakin memesona dengan hiasan terasering milik warga yang dilengkapi pepohonan kelapa nan rindang. Waktu paling tepat mengunjungi ini tepat saat mentari pagi hendak menunjukkan sinarnya.

3. Bukit Paralayang Parangtritis

Objek wisata selanjutnya spesial bagi para pencinta senja, kopi, dan puisi. Selama ini, banyak wisatawan yang kebingungan, mencari spot asyik untuk menikmati sunset di Yogyakarta.

Selain Candi Ratu Boko, spot terbaik untuk menikmati sunset letaknya ada di Pantai Selatan, Parangtritis.

Bukit Paralayang Parangtritis

(Foto: Instagram/@nioka_ia)

Lokasi tepatnya berada di Puncak Paralayang Pantai Parangtritis atau Bukit Parangndog. Untuk menuju tempat ini, Anda hanya perlu mengikuti jalur menuju Pantai Parangtritis.

Setelah mendekati pantai, ambil lah jalan menuju perbukitan, atau Anda bisa menggunakan Google Maps dengan memasukan kata kunci 'Puncak Paralayang'.

Tidak ada tiket masuk untuk menyambangi tempat ini. Anda hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan yang dipatok seharga Rp3 ribu untuk sepeda motor, dan Rp5 ribu untuk kendaraan roda empat. Jangan lupa datang sebelum pukul 17.00 WIB untuk mendapatkan momen sunset terbaik. Jika lapar, di sekitar lokasi banyak pedagang makanan yang bisa Anda sambangi.

4. Gudeg Bromo Gejayan

Setelah puas menikmati sunset, sekarang saatnya mencicipi kuliner khas lokal. Mumpung di Yogya, belum lengkap rasanya jika belum menikmati olahan gudeg yang sangat populer itu.

Sebetulnya ada beberapa rumah makan yang bisa Anda sambangi, misalnya restoran Yu Djum di dekat Bandara Adisutjipto, atau menyambangi langsung pusat gudeg yang berada di daerah Wijilan (dekat Malioboro).

Tapi ada satu lagi nih, rekomendasi warung makan gudeg yang wajib Anda kunjungi yakni, Gudeg Bromo Gejayan.

Gudeg Bromo Gejayan

(Foto: Instagram/@horizonhoman)

Kedai makan ini memang tengah ramah dibicarakan para wisatawan maupun masyarakat Yogyakarta karena keunikan rasanya. Namun perlu Anda ketahui bahwa warung makan ini baru buka pada pukul 23.00 WIB.

Tapi jangan salah, meski jadwal bukanya mendekati tengah malam, antrian panjang selalu menghiasi bagian depan warung. Pilihan lauknya pun sangat beragam, mulai dari ayam bacem, ceker bacem, telur bacem, gudeg atau sayur nangka, sambal krecek, telur gulai, dan masih banyak lagi. Rate harganya berkisar Rp25ribu - Rp50ribu sesuai dengan lauk yang dipesan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini