Viral Pilot Ganteng Korban PHK Jualan Burger Bareng Istri, Awalnya Belajar dari YouTube

Ersa Ambarita, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 406 2320706 viral-pilot-ganteng-korban-phk-jualan-burger-bareng-istri-awalnya-belajar-dari-youtube-b06svI6oxd.JPG Mantan pilot korban PHK berjualan burger bersama istrinya (Foto: Instagram/@smashed.my)

SETELAH kisah mantan pramugari korban PHK banting setir berjualan gas elpiji viral dan menuai banyak perhatian warganet, kini jagat maya kembali dibuat ramai oleh Naeem Md Nassir.

Naeem merupakan mantan pilot yang telah menghabiskan keriernya selama dua tahun di maskapai Oman Air. Dia harus kehilangan pekerjaannya dengan alasan yang sama yaitu pandemi Covid-19. Pemberitahuan ini telah membuatnya berpikir keras tentang apa yang akan dilakukan selanjutnya.

“Pada bulan April saya mendapat email bahwa saya harus di-PHK, saat itu saya terus memikirkan masa depan saya. Jadi saya memutuskan bisnis sendiri,” kata Naemm, mengutip laman mStar.

Meski demikian, bisnis awal yang dijalankannya tidak sempat bertahan lama karena ia tidak memiliki kemampuan khusus dalam bidang tersebut.

Baca juga: Viral Pramugari Korban PHK Jualan Gas Elpiji demi Menyambung Hidup

“Awalnya saya mengerjakan videografi drone secara freelance, tetapi itu tidak bertahan lama karena itu merupakan pasar khusus,” ujarnya.

Burger Pilot

(Foto: Instagram/@smashed.my)

Ia lantas tak cepat putus asa karena usahanya baru akan dimulai ketika istrinya, Intan Shazia mendambakan burger Oman.

Kenikmatan burger tersebut memberikan ide pada pasangan ini untuk mencari tahu lebih dalam resep burger yang digunakan. Naeem mengakui dirinya menghabiskan waktu berjam-jam menonton YouTube dan acara memasak di televisi guna mengasah keterampilan memasaknya.

Hingga setelah sebulan belajar, ia dan isterinya mendirikan gerai burger yang diberi nama Smashed Burger. Beralamat di Restoran Nasi Kandar Zubair Bistro, Bukit Jelutong, Shah Alam, Malaysia. Kios ini buka mulai pukul 17.30 hingga 23.00 waktu setempat.

“Sejak pertama kali memasak burger, saya dan istri memutuskan untuk menjual burger yang berkualitas dan dengan harga yang terjangkau,” ungkapnya.

Kini bisnis kuliner yang dijalankan keduanya ramai diserbu pelanggan. Selain karena cerita perubahan yang dialami pilot, burger yang diolah Smashed menawarkan kelezatan yang berbeda. Kesegaran bahan dengan daging sapi Australia membuat rasanya sangat renyah dan selalu habis terjual.

“Terkadang tidak sampai hati bilang sold-out. Jadi, saya dengan istri mencari cara untuk meningkatkan produksi. Saya berharap dapat membuka cabang lain di hari mendatang agar masyarakat dapat menikmati burger lezat dan terjangkau. Bersamaan dengan itu, saya masih memiliki keinginan untuk terbang kembali jika keadaan industri penerbangan kembali pulih,” katanya mengakhiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini