Berpose Menggoda di Piramida Mesir, Model Seksi Tuai Kecaman Warganet

Ersa Ambarita, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 406 2320932 berpose-menggoda-di-piramida-mesir-model-seksi-tuai-kecaman-warganet-h13PhpAOK6.JPG Lokasi pemotretan model seksi yang menuai kontroversi (Foto: iStock)

BELUM lama ini beredar foto milik seorang fotografer Houssam Mohammad yang menampilkan model seksi bernama Salma al-Shimi. Salma tampak mengenakan aksesori khas era Mesir kuno.

Terlihat dalam sesi pemotretan Shimi menggunakan outfit di atas lutut dengan latar Piramida Djoser yang berundak di Saqqara.

Aksi pemotretan yang dinilai 'provokatif dan ofensif' ini membuat keduanya ditahan oleh polisi pada Senin (30/11/20).

Diwartakan Middle East Eye, melansir laman Fox News, Mohammad mengakui bahwa Shimi awalnya mengenakan jubah saat memasuki situs arkeologi tersebut. Hingga Shimi pun melepasnya saat hendak sesi pengambilan gambar.

Dia juga mengatakan bahwa beberapa karyawan memerhatikan keduanya selama pemotretan, dan tidak seorang pun dari mereka meminta keduanya berhenti melakukan aksi mereka.

Baca juga: Viral Pilot Ganteng Korban PHK Jualan Burger Bareng Istri, Awalnya Belajar dari YouTube

Sementara itu, Shimi turut menambahkan bahwa ia tidak menyadari terkait izin dan aturan apa pun saat berfoto. Ia kembali berargumen jika dirinya berencana menggunakan foto-fotonya untuk mempromosikan pariwisata di Mesir.

Kendati demikian, keduanya telah membuat kegaduhan di media sosial. Banyak warganet mengungkapkan kekesalan mereka atas tersebarnya foto dan video mereka yang dianggap menjelekkan dan tidak menghormati situs kuno Mesir.

“Kita tidak perlu telanjang untuk memperlihatkan keindahan barang antik kita dan menarik wisatawan. Wisatawan akan mencari kenyamanan dan pelayanan,” komentar pemilik akun Twitter @Alaaa43581.

“Foto Anda sangat menjijikkjan dan tidak menggambarkan sejarah negara kami,” cuit @Rahma.

“Butuh sekitar tiga detik dari video untuk setuju dengan pihak berwenang Mesir, menyinggung dan tidak sopan,” tulis @chiefsbrat.

Keduanya telah dibebaskan pada Selasa lalu dengan jaminan sambil menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Purbakala Tertinggi Mesir, Mostafa Waziri menegaskan, siapapun yang tertangkap tangan tidak menghormati atau melecehkan situs peradaban Mesir, maka harus menanggung konsekuensinya dengan dihukum sesuai aturan yang berlaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini