Ketika Maling Batu Kembalikan Barang Curiannya ke Museum

Ersa Ambarita, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 406 2320941 ketika-maling-batu-kembalikan-barang-curiannya-ke-museum-tJ8ZEEBbRE.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

SEBUAH paket yang tidak biasa beberapa hari lalu baru saja diterima di Museum Romawi Nasional. Rupanya isi paket tersebut adalah bongkahan batu dengan surat tulisan tangan yang berisi pesan kecil dari turis Amerika.

Museum ini memang dikenal dengan peninggalan arkeologi yang antik dan beragam. Tak jarang, para wisatawan asing berkunjung hanya untuk melihat detail koleksi yang dimiliki museum, tapi ada juga wisatawan yang jahil mencurinya.

Seperti yang dilakukan oleh turis Amerika yang mencuri koleksi museum, namun akhirnya dikembalikan. Ia pun mengakui bahwa tindakannya tersebut adalah hal yang bodoh.

“Maafkan saya karena telah menjadi orang Amerika yang benar-benar bodoh. Saya mengambil sesuatu yang bukan milik saya untuk diambil,” tulis turis yang tak disebutkan identitasnya, dilansir dari laman Timesofindia.

Dalam surat permohonan maaf tersebut, pengirim juga menyebutkan bahwa dirinya merasa malu. Di bagian bawah batu yang dikembalikan, ada pesan bertuliskan "Kepada Sam. Love Jess. Roma, 2017"

"Saya menghabiskan waktu berjam-jam mencoba menghapus tulisan itu, tetapi tidak berhasil,” bunyi surat selanjutnya.

Baca Juga: 5 Perayaan Tahun Baru Paling Meriah di Berbagai Negara

Seluruh tindakan ini mengejutkan banyak orang termasuk pihak otoritas museum. Direktur Museum Romawi Nasional, Stephane Verger mengatakan kepada media lokal bahwa itu terlihat seperti perubahan yang cepat tetapi hasil dari perenungan secara sadar.

"Mungkin terkurung oleh pandemi virus corona membuatnya sedikit merenung dan membangkitkan kesadarannya,” ujar Verger.

Direktur museum juga menambahkan bahwa isyarat itu mungkin terinspirasi oleh insiden serupa para turis yang mencuri beberapa suvenir tidak sah. Ada juga dua turis Kanada pernah mencuri artefak dari reruntuhan Pompeii.

Belakangan, para turis tersebut mengakui bahwa pencurian yang mereka lakukan telah menyebabkan sederet kesialan dalam keluarga mereka. Laporan media juga menyebutkan, ini bukan kejadian pertama kalinya turis melakukan pencurian.

Di tahun-tahun lalu, sejumlah insiden telah dilaporkan dari seluruh dunia, jika sejumlah turis telah mencuri dan merusak tempat-tempat wisata yang terkemuka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini