Ini 2 Ritual Rakyat Bandung Barat yang Jadi Warisan Budaya 2020

Adi Haryanto, Jurnalis · Jum'at 04 Desember 2020 09:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 406 2321419 ini-2-ritual-rakyat-bandung-barat-yang-jadi-warisan-budaya-2020-T22WfJExHn.jpg Kadisparbud Bandung Barat Sri Dustirawati (Sindonews/Adi)

DUA ritual budaya yang ada di Kabupaten Bandung Barat (KBB) berhasil masuk ke dalam 11 kebudayaan dari Jawa Barat yang ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) tahun 2020.

Ke-11 kebudayaan itu telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda pada sidang yang diikuti oleh sejumlah pakar dan unsur pemerintah pada 6-9 Oktober 2020.

Baca juga:  Noken Papua Hiasi Google Doodle Hari Ini, Ada Apa?

Ritual budaya dari KBB tersebut adalah Mikul Lodong dari Kampung Cikurutug, Desa Tagogapu, Kecamatan Padalarang. Serta Ngamandian Ucing dari Kampung/Desa Nyenang, Kecamatan Cipeundeuy.

"Tentunya kami sangat bangga dengan capaian ini, karena ada ritual budaya lokal di KBB yang ternyata diakui pemerintah porvinsi dan pusat," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, KBB, Sri Dustirawati, Kamis (3/12/2020).

 

Sri menilai, adanya ritual atau tradisi di suatu masyarakat akan semakin memperkaya keberagaman wisata di KBB. Apalagi dibalut dengan atraksi yang memungkinkan wisatawan untuk terlibat langsung, akan semakin dicari karena sekarang eranya sudah seperti itu.

Baca juga:  Perlukah Gunakan Jasa Fotografer Pribadi saat Traveling? 

"Di kita juga banyak tradisi-tradisi yang kental dengan nilai leluhur, seperti ngaruat cai di Cihideung. Ada nilai budaya leluhur yang penuh filosopi dalam memaknai dan melestarikan alam," tuturnya.

Kasi Bina Budaya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KBB, Hernandi Tismara menambahkan, dua ritual budaya yang masuk WBTB itu sudah melalui proses panjang sejak tahun 2019. Awalnya ada empat ritual budaya yang diusulkan ke Jawa Barat.

"Sudah sejak tahun 2019 hal ini dibahas dan KBB awalnya mengusulkan empat ritual budaya. Hasilnya, berdasarkan kajadian Kemendikbud yang ditetapkan hanya Mikul Lodong dan Ngamandian Ucing," sebutnya.

Dia menjelaskan, dua ritual tersebut merupakan kegiatan yang dilakukan masyarakat secara turun temurun. Hingga kini ritual tersebut tetap dilestarikan dan menjadi muatan lokal yang memperkaya kebudayaan KBB.

"Kegiatan ini sudah ada di masyarakat, jadi tidak akan hilang, sebab warga di sana terus melakukan dari generasi ke generasi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini