Pelaku Wisata di Yogyakarta Diimbau Konsisten Patuhi Protokol Kesehatan

Antara, Jurnalis · Jum'at 04 Desember 2020 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 406 2321430 pelaku-wisata-di-yogyakarta-diimbau-konsisten-patuhi-protokol-kesehatan-MVB5eJZqNQ.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PEMERINTAH Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengingatkan seluruh pengelola destinasi wisata untuk tidak lengah atau lalai terhadap penerapan protokol kesehatan dalam menyambut wisatawan dari dalam maupun luar daerah.

"Ini menjadi tugas teman-teman para pengelola destinasi wisata dan seluruh ikutannya, ada kuliner, ada suvenir, ada travel, betul-betul kita mohon mari kita tetap bergerak terus namun protokol kesehatan kita jaga," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji di sela acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2020 di Yogyakarta.

Menurutnya, untuk tetap menjaga laju pertumbuhan ekonomi, DIY tidak mungkin menutup diri. Meski berbagai aktivitas memungkinkan menjadi sarana transmisi Covid-19, hal itu dapat dikendalikan sepanjang protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

Baca juga: Libur Akhir Tahun Tiba, Wisatawan Enggak Takut ke Bali

"Sepanjang kita menjaga protokol kesehatan saya kira tidak ada alasan bagi kita untuk menutup diri menumbuhkan optimisme pertumbuhan ekonomi yang ada di DIY," kata dia.

Dirinya mengakui bahwa sektor pariwisata hingga saat ini masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi DIY. Agar bisa terus berkelanjutan, sektor itu harus terus bergerak diringi penerapan protokol kesehatan secara ketat.

"Destinasi wisata menjadi andalan bagi kita tetapi kalau kemudian teman-teman destinasi wisata lengah tentu akan menjadi preseden buruk bagi pertumbuhan ekonomi di DIY karena pariwisata itu mengutamakan rasa percaya orang untuk datang ke DIY," paparnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) DIY, Singgih Raharjo mengaku telah mengeluarkan surat edaran secara berkala untuk para pengelola destinasi wisata terkait penguatan penerapan protokol kesehatan, termasuk peningkatan kewaspadaan menyambut libur natal dan tahun baru.

Peningkatan kewaspadaan itu, menurut dia, juga merespons kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di DIY yang meningkat beberapa waktu terakhir.

"Menyambut libur natal dan tahun baru ini agar mempersiapkan diri dari sisi sarana prasarananya. Dilihat kembali apakah ada wastafel yang rusak, kemudian menambah stok handsanitizer dan thermogun lagi," ucap Singgih.

Ia mendorong para wisatwan memanfaatkan teknologi aplikasi "Visiting Jogja" untuk melakukan pemesanan secara daring. Selain meminimalisasi kontak langsung, wisatawan juga tidak perlu lagi antre di loket.

"Ini juga membantu pemerintah jika memang diperlukan untuk tracing atau tracking," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini