Fakta Unik, Noken Papua dan Rumah Honai yang Jadi Google Doodle Buatan Seniman Depok

Antara, Jurnalis · Jum'at 04 Desember 2020 16:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 406 2321787 fakta-unik-noken-papua-dan-rumah-honai-yang-jadi-google-doodle-buatan-seniman-depok-JCCX6iVUpg.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

DITETAPKAN sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada 4 Desember 2020, Doodle Noken Papua menghiasi laman Google hari ini. Selain itu juga menampilkan rumah adat Papua yakni Honai dan Lembah Baliem, tempat tinggal suku Dani, Yali dan Lani di pegunungan Jayawijaya.

"Doodle hari ini, ilustrasi oleh seniman dari Depok, Danu Fitra, merayakan noken, tas hasil kerajinan tangan tradisional, yang merupakan penanda penting budaya dan sosial-ekonomi di Papua dan Papua Barat, Indonesia," tulis Google tentang Doodle dilansir dari Antara, Jumat (4/12/2020).

Doodle ini memuat bagaimana noken digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh orang Papua untuk membawa tanaman dan kayu sampai menggendong anak. Cara menggunakan noken berbeda dari tas pada umumnya. Tali noken yang panjang melingkari kepala, kemudian bagian tas berada di punggung seperti ketika memakai ransel.

Google dalam laman tersebut juga menjelaskan tas noken terbuat dari bahan-bahan alami seperti serat pohon, daun atau kulit pohon yang dibuat menjadi benang, kemudian dirajut. Noken juga merupakan simbol pemersatu lebih dari 250 etnik Papua.

 noken

Danu Fitra mengatakan, ilustrasi noken bermula dari ketertarikannya untuk mengunjungi Papua. Ia kagum dengan noken karena memiliki banyak filosofi.

"Saya tahu noken memiliki banyak filosofi, salah satunya simbol kehidupan yang baik dan kemakmuran karena noken dibuat dari bahan-bahan yang berasal dari hutan, kemudian digunakan untuk membawa hasil panen dari hutan," kata Danu.

Baca Juga: Noken Papua Hiasi Google Doodle Hari Ini, Ada Apa?

(dwk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini