Share

Nganggur, Mantan Pramugara Ini Menjelma Jadi Predator Seks!

Ersa Ambarita, Jurnalis · Senin 07 Desember 2020 00:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 06 406 2322786 nganggur-mantan-pramugara-ini-menjelma-jadi-predator-seks-Mv4RjqZu6B.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SELAMA melakukan perjalanan ke berbagai negara, mantan pramugara Chih Chen terungkap telah memfilmkan dan memotret dirinya ketika melakukan hubungan intim dengan anak-anak remaja. Duh, memalukan sekali!

Dilansir dari laman Dailymail, pria ini telah melakukan kunjungan sebanyak 25 kali ke Filipina dan melecehkan 26 gadis di sana. Kejadian itu rupanya sudah dimulai dari Mei 2010 hingga Juni 2017.

Chen telah mengumpulkan lebih dari 9.000 gambar dan video korbannya yang berusia antara 13 dan 17 tahun. Ia juga dilaporkan telah menganiaya beberapa anak yang dipilihnya.

Dalam aksinya, Chen membayar beberapa gadis tersebut dan mengirim mereka pesan untuk mendorong mereka mencarikan korban baru, termasuk adik-adik mereka. Beberapa anak dalam video kesakitan dan menutupi mata mereka saat pelecehan tersebut direkam.

Salah seorang korban sempat mengatakan jika dia tidak ingin difilmkan, namun Chen berkata bahwa dirinya tidak suka seks tanpa adanya video.

"Saya tidak suka seks tanpa video," ungkapnya.

Pria berusia 52 tahun ini bekerja sebagai pramugara selama pelecehan tersebut terjadi. Ia akhirnya mengaku bersalah atas 35 kejahatan seksual terhadap anak-anak di luar negeri, termasuk memfasilitasi anak-anak tersebut dengan gambar pornografi.

Hakim Michael Cahill menggambarkan Tindakan Chen sebagai ‘produktif dan berlarut-larut’.

“Anda mengungkapkan ketertarikan seksual mendalam pada gadis berusia 12 hingga 14 tahun. Terkadang Anda menyebut anak perempuan sebagai gadis kecil ayah. Anda telah memberi gadis-gadis itu sejumlah uang yang tidak diragukan lagi besarnya hanya untuk melakukan kepuasan seks,” kata hakim saat membaca runtutan kejadian.

Akibat perbuatannya, Chen kehilangan pekerjaannya dan dipenjara di Pengadilan Wilayah Victoria selama maksimal 18 tahun dan enam bulan. Chen harus menjalani 14 tahun dari hukumannya sebelum mengajukan pembebasan bersyarat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini