Share

MICE Bisa Bangun Citra Positif Indonesia di Kancah Internasional

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 09 Desember 2020 01:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 08 406 2324047 mice-bisa-bangun-citra-positif-indonesia-di-kancah-internasional-8mG4bPlGIJ.JPG Acara Indonesia Business Event Forum di JCC Jakarta (Foto: Okezone.com/Dimas)

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerjasama dengan Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) resmi menggelar “The 8th Indonesia Business Event Forum” pada Selasa, 8 Desember 2020 di Jakarta Convention Center.

Kegiatan yang diadakan dalam kondisi pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri, sehingga dilaksanakan secara hybrid yaitu, offline dan online. Selain itu, penerapan protokol Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, serta Kelestarian Lingkungan atau Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) secara ketat juga dilakukan.

Dengan dukungan Kemenparekraf, kegiatan ini diharapkan jadi semangat baru bagi industri MICE utamanya pameran untuk kembali bangkit dan turut berpartisipasi melakukan pemulihan ekonomi nasional.

“Ada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang kami undang untuk menjelaskan Kebijakan Pemerintah Dalam Mendukung Industri MICE pasca Covid 19,” ucap Ketua Umum ASPERAPI, Hosea Andreas Runkat saat membuka acara.

Baca juga: Jalan-Jalan ke Desa Panglipuran, Protokol CHSE Ketat Bikin Wisatawan Enggak Takut Corona

Kegiatan yang digelar setiap tahun ini dihadiri 250 orang peserta offline dan online yang terdiri dari anggota ASPERAPI seluruh Indonesia, masyarakat umum dan mahasiswa/i terkait industri MICE serta pelaku usaha pameran luar negeri.

Acara ini juga menghadirkan pembicara dari luar negeri yang memberikan pandangannya tentang “MICE Industry : The Most Powerful Business to Generate Economic Growth post Covid 19” secara online, diantaranya, Mr. Francis Teo - President, Malaysian Association of Convention and Exhibition Organisers and Suppliers (MACEOS), Mr. Tony Lin - Director, Taiwan Trade Center, Jakarta dan Mr. Brian Chan - Director Hong Kong Trade Development Council, Jakarta.

“Covid 19 memberikan dampak yang luar biasa kepada Industri MICE khususnya pameran, kami mencoba menghitung asumsi minimal kerugian pelaku industri tahun 2020 akibat pandemi Covid-19 yaitu sebesar Rp44,3 triliun. Dengan digelarnya kegiatan ini besar harapan kami pemerintah dan pelaku usaha industri MICE saling bahu-membahu membangkitkan kembali semangat untuk pulih sesuai dengan tema kami yaitu “Bringing the new Spirit of MICE Recovery” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, & Pameran (MICE) Kemenparekraf, Iyung Masruroh mengatakan, industri MICE memberikan banyak sekali dampak positif bagi perkembangan pariwisata Indonesia.

Ia pun berharap agar pelaku usaha MICE di seluruh Indonesia untuk tetap semangat dan pantang menyerah dalam menghadapi hantaman pandemi Covid-19.

"Kita tidak bisa begitu saja menyerah. Setiap krisis pasti ada peluang yang bisa kita manfaatkan. Dan MICE itu sebenarnya memiliki banyak sekali added value-nya. MICE bisa meningkatkan kontribusi terhadap infrastrutur, bisa meningkatkan citra positif negara, serta mendapatkan kesempatan perdagangan internasional," kata Masruroh.

Itulah yang membuat BAPPENAS mengamanatkan kepada kita bahwa 25 persen kunjungan wisatawan mancanegara harus dari sektor MICE. Karena added valuenya juga dapat meningkatkan kapasitas SDM. Jadi adanya demand, akan membuat supply SDM-SDM profesional meningkat.

Namun yang menjadi tantangan saat ini adalah tingkat kasus positif Covid-19 di setiap daerah di Indonesia berbeda. Sehingga ada kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat, dan akhirnya memengaruhi pelaksanaan MICE di daerah tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini