Gubernur NTB Minta Prokes Diberlakukan Ketat saat Libur Akhir Tahun

Antara, Jurnalis · Rabu 09 Desember 2020 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 09 406 2324559 gubernur-ntb-minta-prokes-diberlakukan-ketat-saat-libur-akhir-tahun-ybENsiiVme.JPG Gubernur NTB, Zulkieflimansyah (Foto: Instagram/@zulkieflimansyah)

GUBERNUR Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah mengimbau seluruh pelaku wisata di daerah itu untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 secara ketat dalam rangka menyambut malam pergantian tahun baru 2021.

"Sekarang saya banyak diminta agar NTB menyiapkan diri betul-betul untuk tahun baru, karena dengan Covid-19 ini, banyak sekali orang di berbagai kota besar di Indonesia, merasa jenuh dengan Covid-19 dan ingin berlibur menyongsong tahun baru," kata Zulkieflimansyah.

Hal itu disampaikannya dalam acara 'Accomodation Expo dan Tenun Festival Lombok Sumbawa 2020', Selasa, 8 Desember 2020.

Menurutnya, wisatawan tentu ingin berlibur dengan aman dan nyaman tanpa dihantui oleh ancaman virus corona. Oleh karenanya, ia meminta para pelaku pariwisata agar memperketat penerapan protokol kesehatan di setiap objek wisata.

Baca juga: Kemenparekraf Revitalisasi Toilet pada Destinasi Wisata Favorit di Bali

"Wisatawan tentunya ingin berlibur di tempat-tempat yang mampu menentramkan sekaligus bisa aman secara kesehatan. Karena itu, kepada seluruh pelaku pariwisata untuk mempersiapkan diri di tahun baru 2021, untuk menyambut tamu yang akan berlibur ke NTB, karena diprediksi akan banyak wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam NTB di momentum liburan akhir tahun," ujarnya.

Menurut informasi, kata Zulkieflimansyah, prioritas utama para wisatawan sebenarnya adalah Bali, namun Bali cukup serius dengan pandemi Covid-19, sehingga menjadikan wisatawan banyak beralih ke NTB. Tentu hal ini menjadi peluang besar untuk pariwisata NTB.

"Mudah-mudahan NTB dapat menyajikan pariwisata secara aman dari kesehatan. Ini momentum yang pas yang sangat baik, namun kita harus tetap patuh pada protokol kesehatan," katanya.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi NTB, Anita Ahmad mengatakan bahwa pelaku pariwisata di wilayah itu sudah siap menyambut tamu yang akan berlibur ke NTB dengan berbagai penawaran.

"Di masa ini, kami memberikan harga-harga yang spesial, kami berharap hotel-hotel kami di NTB ini bisa terisi," kata Anita.

Sementara itu, Ketua Dekranasda NTB, Niken Saptarini Widyawati menyampaikan bahwa NTB siap menyapa para wisatawan dengan berbagai kerajinan khas Lombok dan Sumbawa, khususnya tenun-tenun yang selama ini menjadi primadona wisatawan.

"Kegiatan ini tentu saja menjadi bagian dari upaya kami untuk menyiapkan daerah kita untuk menjadi alternatif solusi bagi para turis dari seluruh Indonesia dan kekayaan budaya tenun tidak habis-habisnya untuk digali," ujar Niken.

Ia mengatakan bahwa ada 104 peserta yang mengikuti acara tersebut dan 40 persen di antaranya anak-anak muda yang kreatif. Para anak muda yang menjadi juara dalam acara expo itu kata Niken, akan diberikan hadiah berupa beasiswa untuk sekolah desainer.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini