Sambut Wisatawan, Pelabuhan Teluk Nara Lombok Utara Kembali Dibuka

Antara, Jurnalis · Kamis 10 Desember 2020 04:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 09 406 2324821 sambut-wisatawan-pelabuhan-teluk-nara-lombok-utara-kembali-dibuka-TbopRMrXrT.JPG Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar saat meresmikan pembukaan kembali Pelabuhan Teluk Nara (Foto: Antara)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mengoperasikan Pelabuhan Teluk Nara sebagai salah satu pintu keluar-masuk wisatawan ke kawasan wisata Gili Meno, Air dan Trawangan.

Peresmian pengoperasian kembali Pelabuhan Teluk Nara dilakukan oleh Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar dengan didampingi Kasat Polairud Polres Lombok Utara Iptu MS Artana, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Pemenang Heru Supriyadi dan Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Utara Iwan Maret Asmara.

"Pelabuhan ini salah satu entri poin kita menuju tiga gili (Gili Meno, Air, dan Trawangan). Untuk itu, maka dalam kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang menyelenggarakan acara ini," kata Najmul.

Baca juga: Viral, Pilot Maskapai Ternama Jadi Sopir Mobil Jenazah Usai Di-PHK

Ia menerangkan, pengoperasian kembali Pelabuhan Teluk Nara yang sempat ditutup untuk mencegah penyebaran virus corona tersebut bertujuan untuk terus mempersiapkan diri menuju era normal baru, sebagai bagian dari perjalanan pandemi Covid-19 yang sedang dialami masyarakat Kabupaten Lombok Utara.

"Maka dengan kita operasikan kembali pelabuhan Teluk Nara ini terjawab apa yang diinginkan masyarakat kita selama ini," tuturnya.

Ia menambahkan, ketika pemerintah daerah melakukan langkah-langkah membatasi aktivitas masyarakat dengan tujuan menekan angka penderita Covid-19, tentu tidak semua menguntungkan masyarakat.

Dari sudut pandang kesehatan lanjutnya, langkah penutupan pelabuhan yang diambil pemerintah daerah melalui gugus tugas menguntungkan masyarakat, tetapi secara ekonomi memang merugikan.

"Pertumbuhan ekonomi melemah, bahkan angka kemiskinan kita sempat meningkat 0,2 persen di saat kita mengalami persoalan yang berat. Alhamdulillah sekarang sudah normal kembali. Bahkan kita sangat bersyukur, saat ini pertumbuhan ekonomi kita cukup membaik bahkan melebihi sebelum bencana Covid-19," kata Najmul.

Menurutnya, pariwisata menjadi salah satu faktor utama perhatian pemerintah daerah, di samping sektor-sektor yang lain.

Sebab, sektor pariwisata menjadi penggerak serta pengungkit sektor ekonomi lainnya, seperti pertanian, peternakan serta usaha mikro kecil dan menengah.

"Kawasan wisata tiga gili menjadi perhatian serius karena segala yang dilakukan saat ini sebagai entri poin kita masuk ke tiga gili," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini