Gara-Gara Corona, Traveler Tak Bisa Main Ski saat Natal

Chotimah, Jurnalis · Kamis 10 Desember 2020 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 406 2325010 gara-gara-corona-traveler-tak-bisa-main-ski-saat-natal-fSHj4AKS46.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

PIHAK berwenang di Jerman berusaha menutup resor ski di Eropa hingga awal Januari, sebagai bagian dari melawan penyebaran virus corona. Sayang sekali, wisatawan tak bisa main salju bertepatan dengan momen libur Natal dan Tahun Baru.

"Saya akan mengatakan secara terbuka bahwa ini tidak akan mudah, tetapi kami akan mencoba," kata Kanselir Angela Merkel, dilansir Breakingtravelnews, Kamis (10/12/2020).

Berita tersebut datang ketika negara itu memperpanjang masa lockdown hingga 20 Desember 2020. Beberapa penyebaran virus corona Eropa awalnya berada di resor ski, hal itu membuat meluasnya infeksi ke seluruh benua.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte telah mendukung penundaan dimulainya musim ski. Tetapi ia telah menekankan perlunya solusi akan hal tersebut.

Baca Juga: So Sad, 4 Singa di Kebun Binatang Ini Positif Corona

"Jika Italia memutuskan untuk menutup semua lift ski tanpa dukungan dari Prancis, Austria dan negara-negara lain, maka turis Italia akan mengambil risiko pergi ke luar negeri dan membawa penularan kembali ke rumah," ujarnya.

 ski

Banyak orang Italia pergi ke lereng selama liburan Natal dan Tahun Baru. Dalam periode tersebut merupakan bagian penting dari ekonomi lokal untuk resor ski di seluruh Eropa.

Presiden Emmanuel Macron pada Selasa lalu menjelaskan bahwa resor ski di Prancis akan tetap tutup sampai Tahun Baru.

Sementara, Swiss tidak tergabung dalam Uni Eropa dan tidak seperti destinasi Alpen lainnya, resor ski-nya sudah mulai buka sehingga pemain ski yang tidak dapat menghabiskan liburan musim dingin mereka di negara tetangga dapat pergi ke sana.

Selain itu, Austria juga telah menyuarakan keprihatinan atas rencana tersebut. Ketua Perusahaan Resor Ski Bergbahn AG Kitzbühel Anton Bodner mengatakan, ski adalah salah satu kegiatan teraman.

Baca Juga: 5 Bulan Lockdown, Melbourne Buka Penerbangan Internasional

"Bergbahn Kitzbühel telah mengambil semua tindakan dan aktivitas yang diperlukan untuk melindungi kesehatan pelanggannya sejalan dengan persyaratan peraturan yang berkaitan dengan pengembangan Covid-19, " katanya.

“Last but not least, tentu saja, kita semua mengharapkan vaksin melawan Covid-19 dalam enam bulan ke depan, " imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini