Liburan Akhir Tahun di Candi Borobudur? Simak Protokol Kesehatannya

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 10 Desember 2020 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 406 2325373 liburan-akhir-tahun-di-candi-borobudur-simak-protokol-kesehatannya-VaRU6akbn3.JPG Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah (Foto: Instagram/@candiborobudur)

MENJELANG libur akhir tahun, PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur menambah jumlah kuota kunjungan ke Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, menjadi 4.000 orang per hari. Kebijakan ini sudah berlaku sejak 26 November lalu.

Jumlah tersebut meningkat sekira 10 persen dari kuota sebelumnya 3.500 orang per hari. Meski kuota telah ditambah, peningkatan pengunjung di Candi Borobudur dilaporkan belum terlalu signifikan. Apalagi bila dibandingkan dengan total kunjungan wisatawan pada 2019 lalu.

"Tahun lalu, kita bisa menerima kunjungan sampai 4.39 juta. Sedangkan dari Januari sampai dengan November 2020 kemarin, pengunjung yang datang kesini baru 828 ribu orang. Jauh sekali," ujar I Gusti Putu Ngurah Sedana, General Manager PT TWC Borobudur dalam acara 'FunTrip Partner Gathering bersama Kemenparekraf x Mister Aladin', di Yogyakarta, belum lama ini.

Baca juga: Bermodal Sertifikat CHSE, Borobudur Siap Memikat Wisatawan

Padahal, sejak relaksasi pariwisata diberlakukan, pihak TWC sudah tiga kali menambah kuota kunjungan. Dimulai saat reaktivisasi Candi Borobudur dilakukan pada Juni lalu. Kuota kunjungan dibatasi hanya 15 persen dari kapasitas maksimal atau 1.500 orang per hari.

Lalu meningkat menjadi 25 persen (2.500) orang, hingga akhirnya kuota ditambahkan lagi untuk menyambut libur akhir tahun dengan total 4.000 orang per hari.

General Manager TWC Borobudur, I Gusti Putu Ngurah Sedana pun berharap dengan adanya sertifikat CHSE yang diberikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, wisatawan mulai tertarik untuk kembali berwisata.

Baca juga: Kuota Pengunjung Candi Borobudur Ditambah Jadi 4.000 Orang Per Hari

"Kami sudah dapat sertifikat CHSE karena dinilai layak untuk dikunjungi karena telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan memuaskan. Kami harap pengunjung tertarik datang ke Candi Borobudur, dan tetap mematuhi protokol kesehatan," kata Sedana.

Nah, bagi Okezoners yang tertarik menikmati momen libur akhir tahun di Candi Borobudur, berikut penjelasan singkat tentang protokol kesehatan yang telah diterapkan oleh pihak TWC.

1. Wisatawan yang akan berkunjung diatur mulai dari tempat kedatangan hingga pintu keluar Kawasan Candi Borobudur.

Papan-papan informasi tentang tata cara pencegahan Covid-19 juga terpasang diberbagai sudut kawasan mulai dari penggunaan masker, cuci tangan, melakukan social distancing maupun physical distancing.

2. Saat hendak memasuki kawasan, wisatawan akan dicek suhu tubuhnya. Pegunjung dengan suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celcius tidak diperbolehkan masuk area candi. Namun jika lolos nantinya pengunjung diberi stiker hijau.

3. Sebelum sampai lokasi pembelian tiket, wisatawan dianjurkan untuk cuci tangan dan melewati antiseptic chamber yang aman bagi pengunjung.

Pembelian tiket dianjurkan untuk menggunakan metode nontunai, namun pengelola juga masih melayani bagi wisatawan yang akan membeli tiket dengan cara tunai. Calon pengunjung juga bisa membeli tiket secara online.

4. Setelah mendapatkan tiket, pengunjung bisa memasuki kawasan candi yang dibuka dari pukul 08.00–16.00 WIB. Dalam kurun waktu tersebut ada jeda istirahat selama 1 jam untuk membersihkan semua peralatan protokol kesehatan yang telah digunakan oleh wisatawan. (put)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini