Asyik, Liburan ke Thailand Kini Enggak Perlu Pakai Visa Khusus

Ersa Ambarita, Jurnalis · Jum'at 11 Desember 2020 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 11 406 2325889 asyik-liburan-ke-thailand-kini-enggak-perlu-pakai-visa-khusus-c956bjZcu6.jpg Ilustrasi. (Foto: Nerdnomads)

PADA akhir Oktober lalu, pemerintah Thailand telah membuka perjalanan kepada wisatawan asing dengan wajib menggunakan Visa Turis Khusus (VSP). Namun, aturan ini baru saja akan diperbarui kembali, jadi setiap pelancong dari berbagai negara sudah diizinkan memasuki wilayah Thailand tanpa visa tersebut.

Dilansir dari laman Bangkok Post, Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha menyatakan jika kebijakan tersebut akan berlaku bagi negara yang ada dalam status tinggi atau zonasi penyebaran virus corona yang meningkat.

Baca Juga: Corona Menggila, Danau Tahoe di California Resmi Tutup Sementara

visa

Hal ini dilakukan karena rendahnya kunjungan wisatawan ke Thailand dalam beberapa pekan terakhir. Karena sejauh ini baru ada 825 turis dari 29 negara dan 6 kapal pesiar yang tiba di sana.

Selain itu, kabinet negara juga akan memperpanjang masa tinggal bagi pengunjung dengan jalur kapal pesiar selama 60 hari. Meski demikian, dokumen kesehatan dan aturan karantina selama 14 hari masih diberlakukan kepada setiap wisatawan yang berkunjung.

Prayut turut menyakinkan jika kebijakan ini tidak akan membuat Thailand menghadapi gelombang kedua pandemi. Ia mendesak masyarakat tidak panik karena akan menimbulkan pelemahan di sektor pariwisata.
“Sejumlah besar pemesanan hotel telah dibatalkan dalam beberapa pekan terakhir karena reaksi berlebihan terhadap laporan media tentang kemungkinan penyebaran yang tinggi, ini memperburuk situasi,” ujarnya.
Sementara itu, Departemen Pengendalian Penyakit Thailand mengungkapkan sejauh ini pasien Covid-19 yang meningkat adalah mereka para garda terdepan. Beberapa yang terkena karena sempat menangani proses karantina kepada salah satu pria yang baru saja mengunjungi negara lain. Namun, belum bisa dipastikan apakah ini bagian dari kesalahan aturan pembatasan atau adanya faktor lain. Lebih lanjut kebijakan pembukaan resmi turis asing ini akan disampaikan kepada kedutaan Thailand.

Prayut turut menyakinkan jika kebijakan ini tidak akan membuat Thailand menghadapi gelombang kedua pandemi. Ia mendesak masyarakat tidak panik karena akan menimbulkan pelemahan di sektor pariwisata.

“Sejumlah besar pemesanan hotel telah dibatalkan dalam beberapa pekan terakhir karena reaksi berlebihan terhadap laporan media tentang kemungkinan penyebaran yang tinggi, ini memperburuk situasi,” ujarnya.

Baca Juga: Kenapa Pramugari Harus Berpostur Tinggi? Awak Kabin Cantik Ini Ungkap Alasannya!

Sementara itu, Departemen Pengendalian Penyakit Thailand mengungkapkan sejauh ini pasien Covid-19 yang meningkat adalah mereka para garda terdepan. Beberapa yang terkena karena sempat menangani proses karantina kepada salah satu pria yang baru saja mengunjungi negara lain.

Namun, belum bisa dipastikan apakah ini bagian dari kesalahan aturan pembatasan atau adanya faktor lain. Lebih lanjut kebijakan pembukaan resmi turis asing ini akan disampaikan kepada kedutaan Thailand.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini