Okupansi Hotel di Malang Raya Naik Jelang Natal dan Tahun Baru 2021

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 14 Desember 2020 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 406 2327186 okupansi-hotel-di-malang-raya-naik-jelang-natal-dan-tahun-baru-2021-ckxDpiVZQl.JPG Kamar hotel di Kota Batu (Okezone.com/Avirista)

MENJELANG libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, tingkat hunian atau okupansi hotel di Malang Raya, Jawa Timur mulai meningkat, tapi angkanya masih di bawah 50 persen dibandingkan kondisi normal.

"Sudah mulai naik (okupansi), tapi memang belum 50-60 persen, berbeda dengan tahun lalu. Tapi ini sudah meningkat yang reservasi lagi, orang sudah mulai berwisata di tahun baru, biasanya akhir tahun," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Sujud Hariadi kepada Okezone, Senin (14/12/2020).

Baca juga: Liburan Akhir Tahun di Candi Borobudur? Simak Protokol Kesehatannya

Kenaikan okupansi hotel ini tidak signifikan dibandingkan menjelang akhir tahun 2019 sebelum ada pandemi Covid-19.

Adanya pemotongan cuti bersama akhir tahun oleh pemerintah membuat banyak warga memangkas rencana reservasi di hotel-hotel di Kota Batu.

Menurutnya, masyarakat yang sedianya merencanakan menghabiskan akhir tahun 3-5 hari, karena ada pemotongan cuti bersama, mereka mengurangi hari reservasi hotelnya.

"Berdampak sekali (pemotongan cuti bersama) banyak sekali reservasi yang dibatalkan, sudah tahu cuti bersama, pesan 3-5 hari di Batu, tapi ternyata dipotong ya kita enggak nyalahin pemerintah juga, mungkin keputusan bijak melihat situasi sekarang," terangnya.

"Nggak signifikan (reservasi dibatalkan), tapi ya lumayan sekitar hampir separuhnya. Karena mereka beranggapan cuti panjang sambil berlibur di Batu, tapi nyatanya ya dipotong liburnya," tambahnya.

Sementara di Kota Malang, menjelang libur Nataru sudah 35 persen hotel direservasi masyarakat untuk beberapa kegiatan hingga akhir tahun.

Baca juga: Diinisiasi Wamen Angela Tanoesoedibjo, Sertifikasi CHSE Ampuh Tingkatkan Kepercayaan Wisatawan

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni menyebut menjelang akhir tahun permintaan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) justru mengalami peningkatan.

"Paling banyak kegiatan pernikahan yang diadakan di hotel. Hampir semua hotel di Kota Malang mengadakan kegiatan itu. Hampir semuanya sudah penuh terpakai kegiatan wedding," ucap Ida Ayu.

Bahkan Ida menyebut permintaan untuk kegiatan hotel hingga akhir Desember 2020 telah hampir penuh. "Sampai akhir Desember 2020, masyarakat agak kesulitan mencari persewaan hotel untuk MICE di Kota Malang. Artinya, sudah mulai ada pergerakan," tuturnya.

Hal serupa diakui oleh Sales dan Marketing Hotel Tugu Malang Sarasvati menyebut masih bisa bernapas lantaran adanya kenaikan reservasi hotel saat libur Nataru. Namun diakuinya peningkatan ini tak seperti saat memasuki periode Desember 2019 lalu.

"Memang okupansi menjelang libur natal ini terdapat peningkatan, namun ini tidak signifikan jika dibandingkan sebelum pandemi Covid-19," tandas Sarasvati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini