Turis Rusia Buang Motor ke Laut Bali Viral, Pelaku Minta Maaf & Hapus Unggahan

Salsabila Jihan, Jurnalis · Senin 14 Desember 2020 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 406 2327300 turis-rusia-buang-motor-ke-laut-bali-viral-pelaku-minta-maaf-hapus-unggahan-v8GNxsaQoT.jpg 2 turis yang menceburkan diri pakai motor ke laut. (Foto: Instagram niluh djelantik)

DEMI konten, dua turis asing yang viral karena menceburkan diri bersama motor ke laut Bali membuat netizen geram. Namun mereka akhirnya meminta maaf di media sosial.

Bukan saja netizen, desainer asal Bali Niluh Djelantik pada Sabtu 12 Desember 2020 pun turut marah melihat aksi turis tersebut. Salah satu turis tersebut, Sergey Kosenko, menanggapi penyataan Niluh Djelantik dan telah dibagikan pada unggahan di akun Instagram @niluhdjelantik pada (13/12/2020).

Dalam tulisannya, Sergey meminta maaf kepada penduduk Bali dan telah menghapus unggahan tersebut.

"Selamat siang. Terima kasih atas postingannya, saya melihat situasi dari sisi yang berbeda. Saya sudah meminta maaf kepada penduduk Bali dan telah menghapus unggahan tersebut," katanya di media sosial.

 turis

Ia menjelaskan bahwa ia membeli motor tersebut dan bukan meminjamnya seperti sangkaan Niluh pada postingan sebelumnya.

Baca Juga: Viral 2 Turis Buang Motor di Nusa Penida, Niluh Djelantik: Bisa Mati Anak Orang karena Kalian

"Kami mengeluarkannya (motor) dari laut 30 menit setelahnya, tidak ada yang keluar, ini tidak rusak. Kami memberikan ini untuk masyarakat lokal, mereka sudah menggunakannya," kata Sergey.

Turis asal Rusia itu juga bersedia bila Niluh Djelantik ingin bertemu dan berbicara dengannya atau jika memiliki pertanyaan lain untuk dirinya dan teman perempuannya tersebut. Ia mengaku kalau mereka sedang melakukan pekerjaan amal untuk membantu anak-anak di Bali.

"Kami juga melakukan pekerjaan amal, membantu anak-anak di Bali. Saya berpikir berkat situasi ini, kita bisa lebih memperhatikan masalah ini. Merekam video bersama dan mengumpulkan lebih banyak uang untuk anak-anak," tutup Sergey.

 

Menanggapi Sergey, Niluh berterima kasih atas pesan yang disampaikan olehnya dan ia akan menghubungi kembali Sergey setelah menerima pembaruan dari imigrasi.

Walaupun Niluh sudah mengetahui kalau motor tersebut sudah diangkat, ia ingin turis ini tetap ditindak lanjuti karena telah menyangkut alam Bali.

"Bali memang bergantung pada pariwisata. Saatnya Bali mereset diri dan memfilter jenis wisatawan yang datang. QUALITY OVER QUANTITY. Perihal ini sudah kusampaikan sejak 10 tahun lalu. Fokus melayani wisatawan lokal yang super keren, yang paham akan budaya dan saling menghormati antar sesama," ungkap Niluh.

 

Langgar Karantina 8 Detik, Turis Filipina Kena Denda Puluhan Juta


Baca Juga: Langgar Karantina 8 Detik, Turis Filipina Kena Denda Puluhan Juta

Mbok Niluh, sapaannya, juga menyampaikan permintaan maafnya atas nama masyarakat Bali jika ada pengalaman/pelayanan kurang menyenangkan saat berada di Bali.

Menanggapi kembali turis tersebut, Mbok Niluh juga menuliskan tentang donasi yang telah mereka berikan kepada masyarakat Bali akan dibahas secara terpisah.

"Saya tidak dibutakan oleh Rp60 juta yang telah Anda berikan kepada masyarakat Bali. Kami telah menyumbang lebih dari itu, tanpa harus menjual dan menghancurkan pulau kami demi konten media sosial. Niluh," tutup pesan Niluh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini