Deretan Kuliner Legendaris Khas Malang, Kesukaanmu yang Mana?

Salsabila Jihan, Jurnalis · Rabu 16 Desember 2020 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 301 2328666 deretan-kuliner-legendaris-khas-malang-kesukaanmu-yang-mana-nU1CVLB1rM.jpg Sego resek (malangculinary.com)

MALANG jadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan di Jawa Timur. Selain punya banyak objek wisata alam, Malang juga memiliki ragam sajian kuliner khasnya. Bahkan ada kuliner tua alias legendaris yang usianya bahkan seabad.

Baca juga:  Terungkap, Ini Hal-Hal Paling Ditakuti Pilot saat Berada di Kokpit Pesawat

Nah, bagi Anda yang liburan ke Malang, jangan lupa mencicipi kuliner-kuliner legendaris ini. Citarasanya terjaga dan khas. Apa saja kuliner legendaris di Malang?

Berikut ulasannya :

Puthu Lanang Celaket

Warung putu legendaris ini sudah berdiri sejak 1935. Meski yang dijual hanya aneka jajanan, seperti kue putu, cenil, lupis, dan klepon, peminat warung putu ini tidak pernah sepi dari awal berdirinya. Bahkan kue putu ini jadi jajanan favorit orang Belanda dan tentara Jepang yang ada di Malang pada saat itu.

 ilustrasi

Jajanannya memiliki aroma pandan dan kelapa yang khas. Terletak di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gang Buntu, Samaan, Klojen, Malang. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, sekitar Rp 10 ribu untuk per porsinya.

Baca juga:  Jakarta hingga Bali, Ini 6 Kota Destinasi Favorit Liburan Akhir Tahun

Bakpao Boldy

Bakpao ini sudah ada di Malang sejak 1950 dan sudah dikenal di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Surabaya, Bandung, dan Jakarta. Dinamakan Bakpao Boldy karena dahulu berlokasi di Boldy, nama kelurahan di Jodipan.

 

Keistimewaannya adalah bakpao ini menggunakan bahan alami untuk mempertahankan cita rasa tradisionalnya. Ada sekitar tujuh varian rasa yang tersedia, mulai dari kacang hijau, kacang tanah, ayam cincang, ayam kecap, tausa, babi cincang, dan babi kecap.

Bakpao ini bisa Anda temukan di Jalan Mangun Sarkoro No. 25 Jodipan, Malang atau toko buah Lai Lai di Jalan Semeru, Oro-Oro Dowo, Klojen, Malang dengan harga sekitar Rp 12.000 - Rp 14.000.

Ronde Titoni

Bila ingin menyesap semangkuk kuah jahe untuk menghangatkan tubuh dari dinginnya malam di Malang, Anda bisa datang ke warung Angsle dan Ronde Titoni yang sudah ada sejak 1948.

Awalnya penjual ronde ini berjualan dengan cara dipikul dan berkeliling di sekitar kawasan Titoni. Namun sekarang Ronde Titoni ini menetap di Jalan Zainal Arifin No. 17, Sukoharjo, Malang dan selalu ramai pengunjung.

 ilustrasi

Ronde titoni (potretmalang.com)

Ada dua jenis ronde yang dijual di warung ini, ronde basah dan ronde kering. Harga yang ditawarkan sekitar Rp 10 ribuan saja per porsinya.

Sego Resek

Sego Resek ini sudah ada sejak 1959 yang pada awalnya dijajakan di dekat tempat pembuangan sampah, hal tersebut yang menjadikan nama kuliner ini Sego Resek atau nasi sampah. Namun kuliner ini sekarang sudah menjadi favorit banyak orang dan sangat populer di Malang.

Walaupun hanya warung kaki lima sederhana, banyak orang yang rela mengantre untuk menikmati kelezatan kuliner sajian nasi goreng dengan berbagai isian, seperti tauge, irisan kol, mie, dan suwiran ayam yang diolah menggunakan kaldu ayam ini.

Sajian kuliner legendaris ini bisa Anda temukan di daerah Kasin, sekitar Jalan Brigjen Katamso, Kauman, Klojen, Malang. Harga yang dibandrol juga cukup terjangkau, mulai dari harga Rp 10.000.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini