Share

Jelang Libur Akhir Tahun, Menparekraf: Pelaku Wisata Harus Disiplin Protokol Kesehatan

Antara, Jurnalis · Rabu 16 Desember 2020 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 406 2328403 jelang-libur-akhir-tahun-menparekraf-pelaku-wisata-harus-disiplin-protokol-kesehatan-FMDW7lppN1.JPG Menparekraf RI, Wishnutama Kusubandio (Foto: Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan menjelang libur akhir tahun sehingga perlu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19.

Sebab, mobilitas masyarakat diproyeksi akan meningkat signifikan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Wishnutama menjelaskan, pergerakan masyarakat di masa libur Nataru mendatang diprediksi tetap meningkat. Baik untuk liburan ataupun arus mudik dan juga arus balik.

Baca juga: Menparekraf Wishnutama: Syarat Bangkitnya Pariwisata Disiplin Protokol Kesehatan

"Walaupun hal tersebut berdampak baik terhadap sektor pariwisata dan multiplier effect-nya, tetapi saya mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha wisata harus betul-betul disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan rasa kepedulian dan tanggung jawab yang tinggi," kata Wishnutama, dalam keterangannya, Rabu (16/12/2020).

Aangkasa Pura (AP) I sebelumnya memproyeksikan trafik penumpang di libur Natal dan Tahun Baru sebanyak 2,3 juta-2,5 juta orang.

Sedangkan AP II memproyeksikan pergerakan penumpang di 19 bandara yang dikelola sebanyak 1,77 juta.

Untuk Bali, diperkirakan jumlah penumpang akan mencapai 177 ribu orang di periode 18 Desember 2020 hingga 10 Januari 2021.

Sehingga, Menparekraf kembali menekankan penerapan protokol kesehatan menjadi hal penting untuk diperhatikan industri dan masyarakat.

Menurut dia, proyeksi peningkatan jumlah ini harus membuat para pelaku di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif maupun wisatawan melaksanakan protokol kesehatan dengan penuh kedisiplinan dan kepedulian.

β€œRasa kepedulian terhadap diri kita sendiri, keluarga, sahabat, teman-teman, dan yang paling penting terhadap sektor pariwisata,” katanya.

Terlebih, data terbaru menunjukkan tren positivity rate Covid-19 skala nasional kembali mengalami peningkatan. Hingga 13 Desember tren positivity rate nasional meningkat dari 13,81 persen menjadi 18,1 persen. Artinya tingkat penularan di masyarakat masih tinggi terjadi.

"Kami tidak ingin liburan ini justru meningkatkan jumlah Covid-19," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini