Begini Aturan Lengkap Wajib Tes Swab PCR dan Rapid Antigen Sebelum Liburan ke Bali

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 16 Desember 2020 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 406 2328618 begini-aturan-lengkap-wajib-tes-swab-pcr-dan-rapid-antigen-sebelum-liburan-ke-bali-UF45vQfuyt.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

KUNJUNGAN wisata ke Bali di era new normal semakin meningkat. Untuk mencegah klaster Covid-19 di kalangan wisatawan, maka protokol kesehatan diperketat, termasuk wajib membawa surat hasil swab negatif.

Dilansir Okezone dari laman disparda.baliprov.go.id, tertulis surat eradan gubernur yang mewajibkan wisatawan, khususnya bagi penumpang pesawat, agar membawa hasil negatif uji swab berbasis PCR H-2 sebelum keberangkatan.

Aturan baru itu tertuang dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru; dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru.

Baca Juga: Catat! Traveling ke Bali Naik Pesawat Wajib Tes PCR H-2 Keberangkatan

swab

Aturan baru tersebut juga menjadi arahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI pada rapat secara virtual 14 Desember 2020. Sebab selama ini arus kunjungan ke Bali meningkat dan tingginya potensi kerumunan masyarakat selama libur Hari Raya Natal dan menyambut Tahun Baru 2021 di Provinsi Bali.

"Maka bagi yang melakukan perjalanan dengan transportasi udara, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, dan mengisi e-HAC Indonesia," kata Gubernur Bali Wayan Koster lewat keterangan resminya.

Selain itu, bagi wisatawan diharapkan untuk menjaga kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan. Serta citra positif Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia harus dipertahankan.

Sementara itu, bagi wisatawan yang melakukan perjalanan darat dengan kendaraan pribadi, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji Rapid Test Antigen paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Baca Juga: Penguatan Protokol CHSE Bukti NTB Aman Dikunjungi Wisatawan

Atau wisatawan bisa membawa surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR dan hasil negatif uji Rapid Test Antigen berlaku selama 14 (empat belas) hari sejak diterbitkan.

"Selama masih berada di Bali wajib memiliki surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR atau hasil negatif uji Rapid Test Antigen yang masih berlaku," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini