Aturan Wajib Uji Swab Bisa Bikin Banyak Wisatawan Batal Liburan ke Bali

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 16 Desember 2020 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 406 2328637 aturan-wajib-uji-swab-bisa-bikin-banyak-wisatawan-batal-liburan-ke-bali-oOK3Uh5rX3.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

PER 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 penumpang pesawat rute Bandung-Bali wajib menunjukkan bukti negatif Covid-19 dari hasil swab PCR. Tak perlu khawatir, wisatawan bisa melakukan swab test di Bandara Husein Sastranegara, daripada harus membatalkan perjalanan.

Aturan baru tertuang dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru; dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru.

"Maka bagi yang melakukan perjalanan dengan transportasi udara, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR paling lama 2x24 jam sebelum keberangkatan, dan mengisi e-HAC Indonesia," bunyi keterangan di laman disparda.baliprov.go.id.

Baca Juga: Rumah Karantina Solo Technopark untuk Pemudik Mulai Beroperasi 19 Desember

swab

Mengantisipasi banyaknya calon penumpang membatalkan penerbangan ke Bali saat libur Natal dan Tahun Baru, PT Angkasa Pura 2 Bandung menyiapkan swab dan rapid test antigen di Bandara Husein Sastranegara.

Baca Juga: Danau Trinsing Mulai Bersolek Sambut Libur Akhir Tahun

"Betul, aturan penumpang pesawat rute Bandung Denpasar harus negatif tes swab mulai berlaku 18 Desember 2020 lusa," jelas Executive General Manager Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara Bandung R. Iwan Winaya Mahdar kepada MNC Media, Rabu (16/12/2020).

Dia memperkirakan, kebijakan Pemprov Bali membuat banyak calon penumpang membatalkan penerbangan ke Bali. Mengingat untuk biaya tes swab dan rapid antigen cukup mahal. Walaupun, Iwan mengaku belum bisa memprediksi jumlah penumpang yang cancel.

Saat ini, kata dia, terdapat empat maskapai yang melayani penerbangan Bandung-Denpasar, yaitu Garuda Indonesia, Lion Air, Air Asia, dan Citilink. Sejauh ini, pas faktor empat maskapai rata rata cukup bagus, mencapai 70%.

Baca Juga: Bangkitkan Pariwisata, 4 Rute Penerbangan Baru Dibuka di NTT

Sebagai langkah antisipasi, katanya, AP 2 Bandung telah bekerja sama dengan pihak ketiga menyiapkan fasilitas swab test seharga Rp885 ribu per orang. Sedangkan untuk rapid antigen tarifnya Rp385 ribu.

"Untuk swab test hasilnya maksimal 2 kali 24 jam setelah pengambilan darah. Jadi penumpang harus datang ke Bandara sebelum berangkat. Sementara untuk rapid tes antigen hasilnya bisa keluar 15 menit setelah tes," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini