Pramugari Tetap Diminta Bekerja Meski Rekannya Positif Corona

Chotimah, Jurnalis · Rabu 16 Desember 2020 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 406 2328694 pramugari-tetap-diminta-bekerja-meski-rekannya-positif-corona-auwkJXX6qt.jpg Ilustrasi pramugari (Freepik)

PRAMUGARI dua maskapai berbasis di Amerika Serikat dilaporkan harus tetap bekerja walaupun sejumlah rekan mereka terjangkit COVID-19. Hal itu menimbulkan rasa khawatir terhadap aturan protokol karantina perusahaan maskapai tersebut.

Reuters melaporkan bahwa United Airlines dan Delta Airlines meminta pramugari terus bekerja meskipun rekan kerja mereka positif terkena virus corona.

Dilansir dari Fox News, Rabu (16/12/2020), sebuah laporan mengatakan semua karyawan masih diminta untuk memantau sendiri gejala COVID-19, bahkan saat mereka terus bekerja.

Baca juga: Pramugari Cantik Korban PHK Kini Jualan Makanan, Video Curhatnya Viral di TikTok

Reuters berbicara dengan setidaknya tiga karyawan United Airlines serta meninjau belasan komentar dalam obrolan pribadi online, di mana orang-orang mengeluh akan tentang kebijakan yang ada.

Seorang pekerja bahkan mengatakan, kebijakan United tampaknya tidak aman bagi karyawan.

Association of Flight Attendants-CWA (AFA) juga mengungkap soal keluhan pramugari tentang protokol karantina yang berlaku pada United dan Delta Airlines. Namun kedua maskapai Amerika Serikat itu melaporkan kalau mereka akan terus mengikuti pedoman keselamatan yang ditetapkan oleh badan kesehatan.

"Kesehatan dan keselamatan karyawan dan pelanggan adalah prioritas tertinggi kami, itulah sebabnya kami memiliki kebijakan dan prosedur sebagai bagian dari pendekatan berlapis untuk menciptakan lingkungan perjalanan yang lebih aman," kata juru bicara United.

Baca juga: Terungkap, Ini Hal-Hal Paling Ditakuti Pilot saat Berada di Kokpit Pesawat

"Kami mematuhi SAFO FAA (Peringatan Keamanan untuk Operator) dan panduan CDC yang berkaitan dengan cara kami mencegah penyebaran COVID-19 serta mengelola kasus aktif untuk anggota," ungkapnya.

Menurut SAFO FAA, pada 10 Desember, keterpaparan atau kontak dekat dengan virus corona berarti berada dalam jarak enam kaki dari orang yang terkena virus itu.

Maka, siapa yang terpapar orang positif COVID-19 disarankan untuk karantina sebelum kembali bekerja.

"Jika ada karyawannya yang memenuhi kriteria tersebut, mereka akan diminta untuk melakukan karantina. Jika tidak, mereka diminta untuk memantau gejala dan terus bekerja, " kata United Airlines.

Sedangkan maskapai Delta menghimbau kepada karyawannya untuk melakukan karantina, apabila mereka telah lama melakukan kontak dekat dengan individu yang positif COVID-19.

“Tidak ada yang lebih penting dari keselamatan dan kesehatan orang-orang kami, ” kata juru bicara Delta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini