Ende NTT Dikunjungi 22 Ribu Wisatawan Sepanjang 2020

Antara, Jurnalis · Kamis 17 Desember 2020 06:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 406 2328963 ende-ntt-dikunjungi-22-ribu-wisatawan-sepanjang-2020-arf0S6nt9W.jpg Rumah pengasingan Soekarno di Ende, NTT (Instagram @mujiyanto1306)

PEMERINTAH Kabupaten Ende, Nusa tenggara Timur (NTT) melaporkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan di kabupaten tersebut mengalami penururan drastis dampak dari adanya COVID-19.

"Tahun lalu sejak Januari hingga Desember jumlah kunjungan wisatawan ke Ende mencapai 886 ribu wisatawan baik domestik maupun mancanegera. Sementara tahun ini sampai Desember ini jumlahnya hanya mencapai 22 ribu wisatawan saja," kata Bupati Ende Ahmad Djafar kepada wartawan di Ende, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Viral di TikTok, Inilah Bukit Bahtera Nabi Nuh 

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan upaya dari pemda Kabupaten Kupang dalam rangka mendongkrak kembali kunjungan wisatawan di kabupaten itu pada tahun 2021.

Bupati Djafar mengatakan bahwa dampak dari pandemi COVID-19 ini memang sangat dirasakan oleh pemda setempat, pasalnya semua pergerakan ekonomi sangat lesu, baik itu usaha perhotelan maupun usaha-usaha lainnya.

 

Oleh karena itu ujar dia dalam beberapa bulan terakhir pihaknya memberikan bantuan subsidi kepada sejumlah pelaku usaha khususnya perhotelan dan sektor lainnya untuk tetap mempertahankan perekonomian di daerah itu agar tetap berjalan di tengah pandemi.

 Baca juga: 4 Destinasi Wisata Menyepi dari Kerumunan untuk Liburan Masa COVID-19

"Tetapi pelaku usaha yang dapat bantuan suntikan dana itu adalah mereka yang memang selama ini selalu lancar atau taat dalam membayar pajak di kabupaten ini," tambah dia.

Selanjutnya kata dia, dirinya optimistis sektor pariwisata di kabupaten Ende akan bangkit kembali di tahun 2021 setelah adanya vaksin COVID-19 yang sebagian sudah tiba di Indonesia.

Oleh karena itu beberapa kegiatan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dan menghidupkan kembali perekonomian khususnya di sektor pariwisata sudah di rencanakan, salah satunya adalah penyelenggaraan paralayang, parade nusantara soal sejarah pengasingan Bung Karno, serta wisata alam danau Kelimutu.

Apalagi ujar dia, pengembangan wisata di Ende juga akan disinergiskan dengan wisata di Labuan Bajo, sehingga terintegrasi. Wisatawan tidak hanya ke Labuan Bajo, tetapi juga bisa ke Ende.

"Karena Labuan Bajo itu ada di Flores dan Ende itu juga berada di Pulau Flores sehingga terintegrasi," tambah dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini