Dikeluhkan Hotman Paris, KKP Bandara Soetta Akan Tambah Petugas Validasi Rapid Test

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 17 Desember 2020 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 406 2329633 dikeluhkan-hotman-paris-kkp-bandara-soetta-akan-tambah-petugas-validasi-rapid-test-AvEwq8DFeK.jpg Ilustrasi Bandara Soetta. (Foto: Okezone)

PAGI tadi, Hotman Paris mengunggah video singkat yang menunjukkan bahwa dirinya kesal dengan layanan validasi swab test atau rapid test di Bandara Soekarno Hatta. Ia harus menunggu 1 jam lamanya hanya untuk mendapatkan stempel validasi.

Dalam video viral tersebut, Hotman Paris mengeluhkan kinerja pimpinan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soetta. Akhirnya video viral tersebut telah diklarifikasi Kepala KKP Bandara Soetta Darmawali Handoko.

 hotman

Baca Juga:Sejam Nunggu Stempel Swab Test, Hotman Paris Semprot Pimpinan Bandara Soetta

"Validasi tiap orang tidak sampai satu menit, memang terjadi kenaikan jumlah penumpang tadi pagi," ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (17/12/2020)

Kepala KKP Bandara Soetta pun janji akan menambah personel petugas validasi rapid test atau swab test di bandara demi kelancaran penumpang. "Akan ada penambahan petugas validasi," ungkapnya.

Sebelumnya dalam video singkat yang dibagikan di laman Instagram @hotmanparisofficial, pengacara fenomenal tersebut nampak jengkel dengan pengalaman yang didapatkan. Hotman Paris pun akhirnya menilai bahwa kinerja pimpinan KKP di Bandara Soetta tak menyenangkan.

"Sekarang jam 5 Subuh, masih bu, antre di kantor kesehatan halo pimpinan KKP di mana kau, masih tidur ya. Kasihan negara kalau begini sudah bayar 1,5 juta rapid test, disuruh antre ini," ucapnya dengan nada dalam video singkat yang diunggahnya.

Baca Juga: Sejam Antre Stempel Swab Test, Hotman Paris: Apa Perlu Saya Bayarin?

Sampai akhirnya, Hotman Paris ingin membayar gaji petugas stempel rapid test bila nantinya ditambah personel.

"Nih lihat antre semeter ini kasihan rakyat pimpinannya masih tidur kali ya atau olahraga. Sementara kita menderita di sini. Tambah petugasnya saja kenapa sih, apa perlu saya yang bayarin?," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini