Yuk Liburan ke Sabang Akhir Tahun, Tak Perlu Rapid Test atau Swab

Antara, Jurnalis · Kamis 17 Desember 2020 21:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 406 2329688 yuk-liburan-ke-sabang-akhir-tahun-tak-perlu-rapid-test-atau-swab-lamKBfHsPy.jpg Pulau Weh, Sabang, Aceh (Instagram @wisatasabang)

PEMERINTAH Kota Sabang, Aceh tetap membuka pariwisata saat musim libur Natal dan Tahun Baru 2021. Wisatawan juga tak ada kewajiban menyertakan hasil uji swab negatif COVID-19 maupun rapid test untuk berwisata ke Pulau Weh. Hanya wajib mematuhi protokol kesehatan.

Pemkot Sabang terus mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 saat libur panjang akhir tahun 2020, salah satunya dengan memperketat pengawasan protokol kesehatan terhadap wisatawan yang berkunjung ke Pulau Nol Kilometer Indonesia itu.

"Objek wisata tidak kita tutup, tapi para wisatawan harus tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Sabang Faisal, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: 4 Aktivitas Seru Bisa Dilakukan di Sabang, Surga Wisata di Ujung Barat Indonesia

Dia melanjutkan protokol kesehatan yang wajib dipatuhi setiap wisatawan domestik maupun mancanegara mulai dari memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan atau 3M.

ilustrasi

Menyelam di Sabang (acehtourism.travel)

Selanjutnya, Pemko Sabang melalui Satpol PP dan Wilayatul Hisbah serta TNI-Polri juga rutin menggelar razia di setiap destinasi wisata di Pulau Weh itu guna memastikan penerapan Prokes berjalan dengan baik.

"Kita juga selalu mengadakan razia di tempat-tempat wisata untuk memastikan protokol kesehatan tetap ditaati," kata Faisal.

Menurut Fasial, Pemko Sabang telah mencabut pemberlakukan syarat tes usap (swab) atau tes cepat (rapid) bagi wisawatan ingin ke Sabang, namun tetap ada petugas yang melakukan pemeriksaan suhu tubuh di Pelabuhan Balohan dan Ulee Lheu.

Baca juga: Lebih 85 Ribu Wisatawan Kunjungi Sabang Selama 2020 

Sementara untuk penginapan, Faisal menambahkan, Pemko Sabang tetap menyarankan agar kapasitasnya dikurangi, hanya setengah dari biasanya sebelum COVID-19, hal itu untuk menghindari kerumunan. "Kita tetap sarankan 50 persen dari kapasitas penginapan yang dijual," kata Faisal.

Saat ini wisatawan memang sudah mulai ramai walau belum terlalu signifikan, kata Faisal lagi.

Sebelumnya, Pemko Sabang telah mencabut pemberlakuan syarat yang mewajibkan tes usap dan tes cepat terkait COVID-19 bagi setiap warga, sebelum melakukan perjalanan ke Pulau Weh.

Sekretaris Daerah Kota Sabang Zakaria mengatakan hal itu berlaku seiring dikeluarkan surat edaran baru dengan nomor 440/6983 tentang penerapan protokol kesehatan COVID-19 bagi pelaku perjalanan keluar dan masuk ke Sabang.

"Bagi pelaku perjalanan dalam masa COVID-19 ini yang akan menuju ke Kota Sabang dapat berpedoman pada regulasi yang berlaku secara nasional. Terkait kesehatan pelaku perjalanan menjadi tanggung jawab penuh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)," kata Zakaria.

Baca juga: Melihat Pusat Karantina Haji di Pulau Rubiah ketika Zaman Hindia Belanda 

Surat edaran itu ditandatangani langsung oleh Wali Kota Sabang Nazaruddin pada 3 Desember 2020. Dalam surat itu Pemko juga menjelaskan tentang syarat kunjungan bagi Warga Negara Asing (WNA) yang hendak ke Kota Sabang.

"Jadi selama ini bagi WNA yang akan berkunjung ke Kota Sabang harus melengkapi prosedur tambahan seperti izin dari Satgas COVID-19 Kota Sabang, tetapi dengan adanya surat edaran ini tidak perlu lagi," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini