Bandara Ngurah Rai Sediakan Layanan Rapid Antigen, Segini Biayanya!

I Gusti Bagus Alit Sidi, Jurnalis · Jum'at 18 Desember 2020 07:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 406 2329855 bandara-ngurah-rai-sediakan-layanan-rapid-antigen-segini-biayanya-KNvPSDSHe0.jpg Petugas Avsec di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali (Foto: Instagram/@baliairport)

MENYUSUL kebijakan wajib membawa surat hasil swab negatif Covid-19 saat terbang ke Bali, PT Angkasa Pura I langsung bergerak cepat menyiapkan layanan rapid antigen. Layanan rapid antigen ini akan tersedia di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Sebelumnya, aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 2021 tahun 2020 tentang pelaksanaan kegiatan masyarakat selama libur hari raya Natal dan menyambut Tahun Baru 2021. Layanan rapid antigen ini akan dibuka mulai hari ini, Jumat (18/12/2020).

Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Taufan Yudhistira mengatakan, layanan yang nantinya berada di area terminal domestik, dibuka untuk mendukung pelaku perjalanan dalam negeri melakukan penerbangan sehat dan aman libur natal dan pergantian tahun mendatang.

“Bagi pengguna jasa transportasi udara yang ingin menggunakan layanan rapid test antigen di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, nantinya akan dikenakan biaya sebesar Rp170 ribu,” kata dia, Kamis kemarin.

Dengan begitu, layanan ini bisa dimanfaatkan para calon penumpang yang hendak menempuh jalur udara melalui terminal keberangkatan Bandara Ngurah Rai.

Begitupun bagi penumpang pesawat dari daerah yang tidak memiliki fasilitas PCR. Penumpang tersebut tetap akan diterima masuk ke Bali, namun setibanya di Bandara Ngurah Rai, mereka wajib melakukan rapid antigen.

Sekadar informasi, terdapat beberapa poin yang direvisi pada Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 2021 tahun 2020.

Poin revisi tersebut di antaranya pelaku perjalanan dalam negeri yang akan masuk Bali melalui penerbangan wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR dan rapid antigen paling lama menjadi H-7 dari sebelumnya 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Uji swab berbasis PCR dapat dikecualikan bagi anak-anak di bawah 12 tahun, crew pesawat, penumpang transit, penumpang divert, penumpang yang berasal dari daerah yang tidak memiliki fasilitas PCR dan ASN/TNI/Polri yang menerima perintah dadakan.

Selain itu, pengguna jasa udara yang menuju Bandara Ngurah Rai, Bali, wajib mengisi aplikasi ehac dan tidak diperkenankan menggunakan form kesehatan manual. Hal ini dilakukan agar tak terjadi membeludaknya antrean di area terminal kedatangan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini