Pramugari Ditangkap karena Keluar Kamar Hotel saat Karantina

Ersa Ambarita, Jurnalis · Minggu 20 Desember 2020 02:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 19 406 2330744 pramugari-ditangkap-karena-keluar-kamar-hotel-saat-karantinagkap-karena-melanggar-karantina-covid-19-R2mYrcAmSU.jpg Ilustrasi (Freepik)

SEORANG pramugari yang bekerja di maskapai Belanda, KLM Royal Dutch Airlines ditangkap lalu ditahan di Singapura karena melanggar aturan karantina ketat Covid-19. Pramugari itu kedapatan meninggalkan kamarnya dan berjalan-jalan di lobi hotel.

Menurut juru bicara KLM, pramugari tersebut ditangkap pada 14 November lalu dan masih ditahan.

Baca juga: Kisah Pramugari Cantik Jadi Penjual Alpukat demi Keluarga

"Seorang anggota kru KLM melanggar aturan karantina lokal dengan meninggalkan kamar hotelnya untuk sementara tanpa izin," katanya seperti dilansir dari Paddle Your Own Kano, Sabtu (19/11/2020)

Pramugari yang tak disebutkan identitasnya tersebut saat ini masih ditahan untuk sementara waktu. Kemungkinan ia akan mendapatkan peringatan dan dikenai tuntutan pidana.

Sebelum ditangkap, anjuran karantina ketat ini sudah disampaikan kepada semua staf pesawat, namun belum diketahui dengan jelas mengapa pramugari tersebut memilih keluar dari kamarnya.

Terlebih lagi, peraturan ini telah diterapkan selama berbulan-bulan kepada semua pengunjung.

Otoritas penerbangan sipil Singapura bahkan telah menandatangani kesepakatan timbal balik dengan negara lain untuk mewajibkan awak kabinnya mengikuti prosedur karantina jika melakukan penerbangan internasional.

Baca juga: Trinity Berbagi Pengalaman Traveling ke Turki di Tengah Covid-19, Seperti Apa?

Kebijakan yang sama juga berlaku di negara seperti Thailand dan China. Kedua negara ini mengharuskan setiap pramugari dan pilot untuk tetap berada di dalam kamar sebelum jam penerbangan.

Imbauan ketat ini juga berlaku bagi para wisatawan asing yang berkunjung meski sudah menunjukkan hasil tes usap negatif.

Khusus untuk staf pesawat, pintu kamar hotel hanya dapat dibuka saat pengiriman makanan dan jika hendak kembali ke bandara. Sedangkan wisatawan yang sudah menyelesaikan masa karantina diizinkan untuk mengunjungi destinasi yang sudah direncanakan.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini