Taman Anggrek Kebun Raya Bogor Bersolek Siap Manjakan Wisatawan

Antara, Jurnalis · Selasa 22 Desember 2020 08:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 406 2331857 taman-anggrek-kebun-raya-bogor-bersolek-siap-manjakan-wisatawan-l1hgyZ7045.JPG Bunga Anggrek (Foto: Instagram/@lemonade.sky)

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR menuntaskan penataan kawasan Taman Anggrek Kebun Raya Bogor dalam rangka mendukung konservasi dan pelestarian spesies tanaman di luar habitat alaminya.

"Taman Anggrek di Kebun Raya Bogor tentunya akan menambah fasilitas yang sudah tersedia dengan baik. Harapannya juga akan menambah koleksi tanaman sebagai keanekaragaman hayati kita yang kaya," ucap Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/12/2020).

Menurut dia, penataan Kebun Raya Bogor tidak hanya memberikan dampak positif dari sisi peningkatan kelengkapan prasarana fisik, keindahan lanskap dan ruang terbuka hijau publik, namun juga dari sisi kontribusi terhadap konservasi air, tanah, dan perbaikan kualitas udara pada kawasan perkotaan.

Baca juga: Wagub Imbau Pelancong Tak Pelesiran ke Jabar saat Libur Nataru

Kebun Raya Bogor

Ruang lingkup penataan bangunan kawasan Taman Anggrek Kebun Raya Bogor meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, dan mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP) pada pembangunan rumah kaca induk seluas 6.813 meter persegi dan laboratorium kultur jaringan seluas 1.560 meter persegi.

Hingga 20 November 2020 progres fisik penataan kawasan ini mencapai 97 persen. Pekerjaan penataan bangunan dimulai sejak 18 Desember 2019 ini bernilai kontrak Rp35,9 miliar. Manajemen konstruksi dilakukan oleh PT Elsadai Servo Cons - PT Bintang Perkasa Sejati (KSO) dan perencana PT Saranabudi Prakarsaripta - PT Wahana Reka Tekindo.

"Pengembangan Taman Anggrek pada Kebun Raya menekankan pada pelaksanaan lima fungsi kebun raya, yaitu konservasi, penelitian, pendidikan, wisata dan jasa lingkungan," tuturnya.

Sebagai upaya mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tengah melakukan penataan kawasan kebun raya di beberapa provinsi di Indonesia. Kehadiran kebun raya sebagai salah satu upaya konservasi tumbuhan secara ex situ.

Pemerintah pusat dan daerah saat ini tengah melakukan penataan pada 12 kebun raya yakni Kebun Raya Bogor, Cibinong, Cibodas, Purwodadi, Eka Karya Bali, Liwa Lampung Barat, Balikpapan, Kuningan, Baturraden, Banua, Jompie Parepare dan Kendari. Dari total tersebut, Kementerian PUPR menata empat kebun raya yakni Kebun Raya Bogor, Cibinong, Eka Karya Bali, Baturraden.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini