Ribuan Ikan Mati Mendadak di Piaynemo Raja Ampat, Penyebabnya Masih Misteri

Antara, Jurnalis · Selasa 22 Desember 2020 12:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 406 2332008 ribuan-ikan-mati-mendadak-di-piaynemo-raja-ampat-penyebabnya-masih-misteri-UkKYzCwmBb.jpg Ribuan ikan mati di kawasan wisata Piaynemo, Raja Ampat (Foto warga/Antara)

MATINYA ikan-ikan kecil secara mendadak di kawasan wisata Piaynemo, Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, belum diketahui penyebab oleh masyarakat maupun lembaga-lembaga konservasi di daerah tersebut.

Para penyelam dan pemerhati lingkungan di Raja Ampat masih menduga bahwa fenomena kematian ribuan ikan kecil secara mendadak tersebut merupakan blooming algae atau adanya nutrisi berlebih dalam perairan sehingga menyebabkan populasi alga menjadi sangat banyak.

 Baca juga: Pariwisata Raja Ampat Kembali Dibuka, Wisatawan Wajib Registrasi Online

Lembaga Konservasi Conservation International Indonesia atau CI yang melakukan program konservasi di Raja Ampat mengatakan fenomena matinya ikan-ikan kecil di kawasan destinasi wisata Piaynemo Raja Ampat tersebut harus diteliti lebih lanjut oleh para ahli.

ilustrasi

Piaynemo, Raja Ampat (Okezone.com/Salman Mardira)

BHS Tourism and Capacity Building Manager Conservation International Indonesia, Meidiarti Kasmidi, mengatakan bahwa fenomena matinya ikan-ikan kecil di kawasan Piaynemo Raja Ampat tersebut belum diketahui penyebabnya.

Menurut dia, para pemerhati konservasi di Raja Ampat menduga bahwa kematian ikan-ikan kecil tersebut akibat blooming algae.

 Baca juga: Wagub Imbau Pelancong Tak Pelesiran ke Jabar saat Libur Nataru

Namun, belum pasti dan akan didiskusikan dengan para ahli agar diketahui apa sebenarnya yang menyebabkan kematian ikan-ikan kecil tersebut.

 

"Jika kematian ikan-ikan kecil itu karena blooming algae, bagaimana solusinya. Dan bila bukan tetapi pencernaan atau racun bagaimana pula cara mengatasinya," ujar dia, Selasa (22/12/2020).

Dalam kondisi seperti ini, masyarakat setempat perlu diedukasi agar tetap menjaga kualitas air dari sampah dan sanitasi yang masuk ke laut.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini