Risma Ingin Proyeksikan Kawasan Kembang Kuning Jadi Objek Wisata

Antara, Jurnalis · Selasa 22 Desember 2020 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 406 2332058 risma-ingin-proyeksikan-kawasan-kembang-kuning-jadi-objek-wisata-3WNQTqjLpU.JPG Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Foto: Instagram/@tri.rismaharini)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur memproyeksikan kawasan Kembang Kuning yang di dalamnya terdapat bangunan cagar budaya berupa masjid dan makam untuk menjadi objek wisata.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, M Fikser mengungkapkan, Pemkot Surabaya saat ini mulai membenahi sejumlah infrastruktur di kawasan Kembang Kuning.

"Bu Wali Kota ingin suatu saat nanti kawasan tersebut bisa jadi kawasan wisata," ujarnya.

Baca juga: Surabaya Surga Hutan Kota, Bu Risma: Libur Akhir Tahun Jangan ke Luar Negeri

Bangunan cagar budaya di kawasan Kembang Kuning di antaranya Masjid Rahmat, Pemakaman Kristen Kembang Kuning dan makam sejumlah tokoh yang merupakan bagian dari sejarah Surabaya.

Kawasan Wisata Kembang Kuning

Kawasan Kembang Kuning (Foto: Antara)

Untuk mewujudkan itu, kata dia, jalan di kawasan Kembang Kuning saat ini mulai diperlebar agar bisa jadi jalan alternatif bagi warga dan diharapkan tak ada lagi kemacetan.

Tidak hanya itu, kata Fikser, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini bersama jajarannya sudah beberapa kali kerja bakti di kawasan Kembang Kuning. Bahkan Risma juga terlihat memimpin pengaspalan jalan di kawasan tersebut.

Selain saluran utamanya yang dikeruk dan diperdalam, kata dia, Pemkot Surabaya juga membuat plengsengan yang di atasnya dibuat taman.

"Harapannya warga tidak membuang sampah sembarangan di tempat itu," ujarnya.

Sementara, Risma membenarkan jika dirinya sudah beberapa kali kerja bakti di kawasan Kembang Kuning. Sebab, lanjut Risma, di kawasan tersebut banyak cagar budaya, termasuk Masjid Rahmat Kembang Kuning, Makam Kembang Kuning dan beberapa makam tokoh lainnya.

"Jadi, saya ingin menata di kawasan itu. Saya juga ingin suatu saat di tempat tersebut menjadi tujuan wisata. Selain itu, salurannya juga dikeruk untuk memperlancar air yang juga berasal dari Mayjen Sungkono," ucap Risma.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini