Penerbangan Internasional ke Bali Dibuka 2021 jika Mampu Kendalikan Covid-19

Aris Wiyanto, Jurnalis · Selasa 22 Desember 2020 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 406 2332072 penerbangan-internasional-ke-bali-dibuka-2021-jika-mampu-kendalikan-covid-19-jgSlRXdx7d.JPG Gubernur Bali, I Wayan Koster (Foto: Instagram/@kostergubernurbali)

GUBERNUR Bali, I Wayan Koster menyatakan, pariwisata Bali kemungkinan akan dibuka bagi wisatawan mancanegara pada 2021 mendatang.

Namun, hal itu baru dapat terealisasi jika saja Pulau Dewata berhasil mengendalikan penyebaran virus corona atau Covid-19 saat libur Natal dan tahun baru.

Menurut dia, pemerintah pusat tidak akan mengizinkan penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai jika kasus positif di wilayah itu masih alami lonjakan signifikan. Pengendalian kasus Covid-19 menjadi syarat dibukanya pariwisata Bali bagi wisatawan asing.

Baca juga: Menparekraf Wishnutama: Kebijakan Wajib Tes Swab ke Bali demi Kebaikan Bersama

"Jika kita berhasil menangani Covid-19 saat libur Natal dan tahun baru, tidak terjadi peningkatan signifikan maka Pemprov Bali dapat meyakinkan pemerintah pusat agar wisatawan mancanegara bisa dibuka mulai tahun 2021, sebagaimana harapan pelaku jasa pariwisata di Provinsi Bali," kata Koster dalam konferensi pers di Denpasar, Selasa (22/12/2020).

Namun, jika Bali gagal menekan penyebaran Covid-19 di wilayahnya saat musim libur Natal dan tahun baru nanti, maka pembukaan penerbangan internasional ke Bali hanya tinggal wacana.

"Sebaliknya jika gagal (menekan kasus Covid-19), maka jangan berharap masyarakat luar (negeri) akan percaya dan mau berkunjung ke Bali. Pemerintah pusat tentu tidak akan mengizinkan pembukaan wisatawan mancanegara ke Bali kalau penanganan Covid-19 tidak berjalan sesuai yang kita harpkan," tuturnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh pelaku usaha dan pengelola objek wisata agar disiplin mematuhi Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Terlebih pemerintah pusat tidak akan membuka penerbangan internasional jika kasus Covid-19 di wilayah itu masih mengalami lonjakan signifikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini