Geleri Terapung dan Rumah Lanting, Objek Wisata Baru di Banjarmasin

Antara, Jurnalis · Selasa 22 Desember 2020 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 408 2332027 geleri-terapung-dan-rumah-lanting-objek-wisata-baru-di-banjarmasin-6P3Qo5N36j.jpg Galeri terapung di Banjarmasin (Antara)

KOTA Banjarmasin, Kalimantan Selatan punya dua objek wisata baru, yakni galeri terapung dan rumah lanting yang bernuansa khazanah budaya masyarakat setempat. Tempat wisata ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, Senin kemarin.

Dua objek wisata yang memiliki khazanah budaya masyarakat Banjarmasin tinggal di pinggiran sungai itu, untuk galeri terapung di Sungai Jingah, Banjarmasin Utara. Sedangkan rumah lanting di Mantuil, Banjarmasin Selatan.

Baca juga: Wagub Imbau Pelancong Tak Pelesiran ke Jabar saat Libur Nataru 

"Selain orang datang berwisata ke pasar terapung, kemudian ada atraksi sungai, juga ada dua objek seperti ini yang merupakan edukasi," ujar Ibnu Sina, Selasa (22/12/2020).

Menurut dia, di galeri terapung ini ada kain sasirangan, sementara di rumah lanting ini ada sejarah tempat yang ada di sini, mudah-mudahan semakin mengedukasi.

 

Ibnu Sina mengaku bersyukur atas kedua objek wisata yang inovasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin tersebut.

Dia meyakini, kedua objek tersebut akan menambah khazanah wahana pariwisata Kota Banjarmasin, terutama dalam hal kebudayaan sungai yang identik dengan kota ini yang berjuluk kota seribu sungai itu.

Baca juga:  Menikmati Bentangan Alam Eksotis Magelang di Silancur Highland

Dia mengungkapkan, kedua objek tersebut akan diserahkan kepada Pokdarwis setempat untuk melakukan pengelolaan.

"Mudah-mudahan ini tidak hanya satu atau dua titik saja nantinya, diperbanyak, sehingga nanti menjadi tempat yang bagus dan representatif dengan tetap mengangkat budaya lokal," bebernya.

Ibnu Sina berpesan, agar semua pihak dapat menjaga dan merawat kedua objek wisata itu, terutama kepada para Pokdarwis dan camat serta lurah masing-masing agar dapat memelihara kedua kawasan tersebut.

"Khususnya kepada pokdarwis Sungai Jingah, Mantuil dan juga pak camat dan pak lurah agar dapat menjaga kawasan ini," tutur Ibnu Sina.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Banjarmasin belum membuka secara resmi objek wisata karena pandemi COVID-19 ini, sebab kasus penyebaran COVID-19 di daerah ini kembali naik, bahkan dua kelurahan terpaksa ditetapkan zona merah kembali.

Ikon objek wisata Kota Banjarmasin selain siring sungai Martapura di Jalan Piare Tender, susur sungai juga pasar terapung yang setiap pekannya sebelum pandemi COVID-19 ini menyedot pengunjung sekitar 6.000 orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini