Ingat Traveler! Hasil Rapid Test Antigen Hanya Berlaku 3 Hari

Isty Maulidya, Jurnalis · Rabu 23 Desember 2020 08:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 406 2332550 ingat-traveler-hasil-rapid-test-antigen-hanya-berlaku-3-hari-NywetGx9dq.JPG Ilustrasi (Foto: Okezone.com)

BAGI wisatawan yang hendak bepergian jelang libur Natal dan Tahun Baru 2021, perlu memerhatikan syarat yang harus dipenuhi sebelum melakukan perjalanan.

Pasalnya, pemerintah telah memberlakukan aturan rapid test antigen sebagai salah satu prasyarat bepergian di musim liburan, yang berlaku sejak 19 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021 mendatang.

Terkait rapid test antigen sendiri, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno-Hatta, Darmawali Handoko menegaskan bahwa masa berlakunya hanya 3 hari sejak dikeluarkan. Sementara hasil PCR test yang sebelumnya berlaku selama 14 hari kini dipangkas jadi 7 hari saja.

Baca juga: Pengetatan Aturan Traveling Bertujuan Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 saat Libur Panjang

"Sesuai surat edaran Gugus Tugas dan Kemenhub, PCR untuk ke Bali (berlaku) 7x24 jam sebelum penerbangan. Kemudian untuk rapid test antigen 3x24 jam sebelum penerbangan," kata Darmawali, belum lama ini.

Ia menjelaskan, aturan baru ini tertulis dalam Surat Edaran Kemenhub Nomor 22 Tahun 2020 dan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 nomor 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan orang selama libur Hari Raya Natal dan menyambut Tahun Baru 2021 dalam masa pandemi Covid-19. Aturan itu juga menerangkan mengenai rapid test antigen.

"Ada dua surat edaran yang kami terima. Pertama dari Gugus Tugas, yang kedua baru tadi pagi kami terima dari Kemenhub itu pemakaian rapid test antigen kita berlakukan tanggal 22 Desember 2020. Jadi besok semua sudah harus memakai rapid test antigen," tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, rapid test antigen berlaku bagi seluruh penumpang pesawat yang masuk dan keluar Pulau Jawa.

Sementara bagi masyarakat yang akan menuju Bali melalui jalur udara harus melampirkan hasil PCR test, sesuai dengan surat edaran dari pemerintah daerah setempat.

"Sudah ada surat edaran dari Gubernur Bali, mereka sudah harus setiap yang masuk lewat bandar udara harus melampirkan PCR yang berlaku 7x24 jam," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini