Harapan PHRI ke Menparekraf Sandiaga Uno: Buka Ruang Diskusi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 24 Desember 2020 05:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 406 2333047 harapan-phri-ke-menparekraf-sandiaga-uno-buka-ruang-diskusi-nePYjfuJoh.jpg Sandiaga Uno (Okezone.com/Heru)

SANDIAGA Uno sudah resmi menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama Kusubandio. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) berharap Sandi membuka ruang diskusi dengan mereka, membicarakan kondisi pariwisata Tanah Air saat ini.

"Semoga kami diberi ruang untuk dapat bertemu, paling tidak menyampaikan kondisi pariwisata kita saat ini. Karena ekosistem pariwisata itu bukan hanya hotel dan restoran ada banyak sekali," kata Wakil Ketua PHRI Maulana Yusran kepada Okezone, Rabu (23/12/2020).

 Baca juga: Sah Jadi Menparekraf, Sandiaga Uno Beberkan Pesan Jokowi dan Ma'ruf Amin

Ruang diskusi tersebut dapat menjadi wadah bagi Sandiaga Uno untuk mendengar secara langsung apa saja masalah yang dihadapi para pelaku usaha pariwisata.

"Sehingga ke depan Pak Menteri bisa mereview kebijakan-kebijakan sebelumnya dan membuat kebijakan baru yang dirasa perlu. Karena kondisi kita sekarang ini tidak lagi berfokus pada pembangunan pariwisata tapi recovery (pemulihan)," tegasnya.

 

Saat ini, Maulana mengatakan sudah seharusnya pemerintah fokus melakukan upaya recovery, ketimba melakukan pembangunan, pengembangan pasar, atau membuat event.

Upaya yang dilakukan oleh Wishnutama Kusubandio saat masih Menparekraf dengan program sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability), menurut Maulana, sudah sangat tepat. Namun, masih banyak hal yang belum sempat diimplementasikan terkait pemulihan sektor pariwisata ini.

Baca juga:  Dicopot dari Menparekraf, Wishnutama: Saya Mau Istirahat Dulu

"Pak Wishnutama programnya baik-baik juga. Tapi ada banyak hal yang belum diimplementasikan, misalnya insentif untuk pelaku usaha pariwisata agar dapat bertahan dari gempuran Covid-19," beber Maulana.

"Dan mumpun masih dalam suasana seperti ini, kami berharap Pak Menteri dapat mempercepat pemetaan permasalahan di sektor pariwisata. Jadi sebaiknya segera buka ruang diskusi," tukasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini