Pilot Ini Dipecat karena Menularkan Covid-19 ke Rekannya

Salman Mardira, Jurnalis · Jum'at 25 Desember 2020 02:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 24 406 2333475 pilot-ini-dipecat-karena-menularkan-covid-19-ke-rekannya-oy6VAqHAWx.jpg Pesawat EVA Air (Vincenzo Pace/JFKjets.com)

SEORANG pilot maskapai Taiwan, EVA Air Taiwan dipecat karena dituduh menularkan Covid-19 kepada temannya dalam sebuah penerbangan. Ini adalah kasus infeksi virus corona pertama di Taiwan dalam 250 hari terakhir dan telah memicu kemarahan umum.

Pilot asal Selandia Baru tersebut telah diverifikasi tertular virus corona dalam salah satu penerbangannya ke Amerika Serikat.

Baca juga: Kisah Pria Bantu Penumpang Bergejala Covid-19 di Pesawat, Rela Beri Napas Buatan

Maskapai tersebut mengonfirmasi kepada Reuters bahwa pertemuan komite disiplin telah menemukan bahwa sang pilot gagal mengikuti peraturan pemerintah, termasuk undang-undang penularan penyakit menular.

"EVA Air selalu mematuhi kebijakan pencegahan epidemi pemerintah, dan sebagian besar awak juga mengikuti peraturan pencegahan epidemi," kata anggota Star Alliance dalam pernyataan.

Melansir dari Simple Flaying, Kamis (24/12/2020), pria yang tidak disebutkan namanya itu juga disalahkan karena tidak menggunakan masker di kokpit awal Desember 2020.

Dia dituding telah menginfeksi virus corona kepada dua rekan EVA Air, yakni seorang pilot Taiwan dan satu pilot Jepang. Kedua orang yang bertugas dengan pria tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Menurut France24, pihak berwenang telah memberi hukuman denda kepada pilot tersebut senilai 10.600 dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp150 juta, karena melakukan kontak dengan temannya setelah tahu tertular virus.

Baca juga: Apes Banget, Maskapai Ini Bawa Puluhan Penumpang ke Tujuan yang Salah

Sang pilot juga mengaku telah mengunjungi beberapa lokasi, termasuk dua department store. Namun, dia gagal mengungkapkan kontaknya dengan seorang wanita.

Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan, Chen Shih-chung, mengatakan bahwa 170 dari 173 kontak yang dilacak wanita itu dinyatakan negatif virus corona. Tiga sisanya masih menunggu hasil.

Atas kejadian tersebut, maskapai Taiwan akan mewajibkan pilot tetap pakai masker, kecuali saat makan dan minum. Kemudian jika ada satu pilot makan, maka pilot lain yang didekatnya harus tetap memakai masker wajah, kacamata, dan sarung tangan sekali pakai.

Kemudian, kru pesawat hanya dapat bekerja di dua penerbangan jarak jauh per bulan dan harus mengisolasi diri di kamar hotel selama singgah.

Saat kembali, mereka harus mengkarantina diri setidaknya selama tiga hari dan segera melaporkan gejala apa pun jika muncul.

Taiwan telah menjadi salah satu tempat paling sukses di dunia dalam menangani Covid-19, sebagian besar dikaitkan dengan kontrol perbatasan yang cepat dan ketat, larangan pengunjung asing, dan karantina wajib untuk semua warga Taiwan yang kembali ke rumah.

Sebanyak 23 juta orang di pulau itu juga secara proaktif memakai masker wajah, bahkan sebelum mereka diharuskan melakukannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini