India Tutup Semua Akses Penerbangan dari Inggris Gegara Corona Baru

Ersa Ambarita, Jurnalis · Jum'at 25 Desember 2020 04:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 24 406 2333484 india-tutup-semua-akses-penerbangan-dari-inggris-gegara-corona-baru-ENcrhpgieL.jpg ilustrasi (stutterstock)

PEMERINTAH India memutuskan menutup akses semua penerbangan dari dan ke Inggris hingga 31 Desember 2020. Kebijakan tersebut diambil karena ditemukannya varian baru virus corona yang lebih mengancam.

"Mempertimbangkan situasi yang berlaku di Inggris, pemerintah India telah memutuskan bahwa semua penerbangan yang berasal dari Inggris ke India akan ditangguhkan hingga 31 Desember 2020 (pukul 23.59 waktu setempat),” demikian pernyataan resmi Penerbangan Sipil India yang diunggah melalui Twitter seperti dilansir dari Times of India, Kamis (24/12/2020).

Baca juga: Kisah Pria Bantu Penumpang Bergejala Covid-19 di Pesawat, Rela Beri Napas Buatan

Kendati aturannya baru dirilis dan diberlakukan, otoritas penerbangan India lebih awal mengimbau para penumpang wajib melakukan tes PCR di bandara tujuan masing-masing.

"Sebagai tindakan pencegahan yang menekan kasus, penumpang yang tiba dari Inggris di semua penerbangan transit (penerbangan yang lepas landas atau penerbangan yang mencapai India sebelum 22 Desember pukul 23.59) harus menjalani tes RT-PCR wajib pada saat kedatangan di bandara terkait,” cuit akun Twitter itu kembali.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, jika jenis virus corona tersebut 70 persen lebih mudah menularnya dibandingkan virus aslinya.

Selain itu, dilaporkan sejak 13 Desember 2020, terdapat 1.108 kasus positif Covid-19 yang disebabkan oleh penyebaran virus baru. Sebagian besar yang terkena adalah mereka yang tinggal di wilayah Inggris timur dan selatan.

Baca juga: Pesawat Lagi Jalan, Penumpang Nekat Buka Pintu Darurat lalu Keluar Bareng Anjing

Hingga sejauh ini, India menjadi negara terbaru yang menyusul menutup akses transportasi dari dan menuju Inggris.

Sementara negara lain yang telah bergabung di antaranya, Irlandia, Belanda, Prancis, Jerman, Italia, Belgia, Finlandia, Swiss, Bulgaria Rumania, Iran, Kroasia, Estonia, Latvia, Lithuania, Kanada, Turki dan lainnya.

(sal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini