Sri Lanka Buka Penerbangan International, Siap Terima Wisatawan Asing

Salsabila Jihan, Jurnalis · Jum'at 25 Desember 2020 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 24 406 2333490 sri-lanka-buka-penerbangan-international-siap-terima-wisatawan-asing-iDO1HSRdiD.jpg Pantai Dalawella, Sri Lanka (The Guardian/Alamy)

PEMERINTAH Sri Lanka kembali membuka penerbangan internasional mulai 26 Desember 2020, setelah delapan bulan tutup karena pandemi Covid-19 merebak di seluruh dunia. Negara kepulauan di sebelah utara Samudera Hindia ini siap menerima lagi turis asing.

Baca juga:  Kisah Pria Bantu Penumpang Bergejala Covid-19 di Pesawat, Rela Beri Napas Buatan

Otoritas Penerbangan Sipil Sri Lanka (CAASL) menyatakan akan mengeluarkan arahan bagi industri perjalanan mengenai pembukaan wilayah udara Sri Lanka untuk penerbangan charter dan komersial.

Melansir Times of India, Kamis (24/12/2020), dua bandara internasional Sri Lanka telah ditutup sejak pertengahan Maret 2020, ketika negara itu melakukan lockdown untuk mengatasi penyebaran virus corona.

 

Secara bertahap, Sri Lanka mencabut pembatasan tersebut pada pertengahan Mei 2020.

Sebelumnya, ada rencana untuk kembali mengoperasikan penerbangan internasional pada akhir Agustus, namun kasus Covid-19 di negara-negara sekitar mengalami lonjakan yang membuat rencana tersebut harus ditinjau lebih lanjut.

Baca juga:  Pesawat Lagi Jalan, Penumpang Nekat Buka Pintu Darurat lalu Keluar Bareng Anjing

Selain itu, Sri Lanka juga dilanda gelombang kedua virus Corona pada Oktober lalu. Akibatnya, Pemerintah Sri Lanka juga menunda semua penerbangan repatriasi setelah klaster Covid-19 terdeteksi di fasilitas manufaktur garmen di distrik Gampaha.

Namun, Kementerian Luar Negeri yang menangani Covid-19 dan Direktur Jenderal Asia Timur menyatakan bahwa sekitar 40.000 warga Sri Lanka yang telantar dari 112 kabupaten telah kembali ke negara tersebut.

Dengan dimulainya kembali penerbangan internasional, Sri Lanka juga akan bersiap untuk menyambut turis asing dengan semua protokol kesehatan yang sudah diterapkan.

Sejalan dengan itu, Menteri Pariwisata Prasanna Ranatunga mengatakan Sri Lanka harus mempertimbangkan dibukanya kembali bandara untuk sektor pariwisata mengingat Amerika Serikat dan Eropa mulai melakukan proses vaksinasi Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini