Kaleidoskop 2020: Deretan Objek Wisata Viral Sepanjang 2020, Salah Satunya Habitat Komodo!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 25 Desember 2020 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 25 406 2333670 kaleidoskop-2020-deretan-objek-wisata-viral-sepanjang-2020-salah-satunya-habitat-komodo-430LmOeu1G.JPG Pulau Macan di Kepulauan Seribu sempat viral di tengah pandemi Covid-19 tahun 2020 (Foto: Instagram/@pulaumacan)

PANDEMI Covid-19 berdampak besar bagi berbagai sektor, terutama sektor pariwisata. Sektor ini seolah mati suri, sejak virus yang berasal dari Kota Wuhan, China itu melanda Indonesia.

Namun seiring berjalannya waktu, pariwisata Indonesia mulai bangkit dari keterpurukan. Terlebih setelah pemerintah melonggarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menetapkan bahwa Indonesia telah memasuki era adaptasi new normal (kebiasaan baru).

Banyak daerah kembali mempromosikan potensi wisata mereka miliki, guna menarik perhatian wisatawan domestik yang kini menjadi tulang punggung pariwisata Tanah Air. Sejumlah destinasi wisata bahkan sempat viral di media sosial, ketika kampanye kembali berwisata mulai digaungkan.

Beberapa di antaranya memang menjadi spot alternatif liburan di masa pandemi Covid-19, namun ada juga yang viral dengan alasan yang cukup mengejutkan. Berikut Okezone rangkumkan 5 destinasi wisata yang viral di sepanjang tahun 2020.

Baca juga: Kaleidoskop 2020: Ragam Kegiatan yang Diizinkan Buka Selama Masa PSBB Transisi

Pulau Macan, Kepulauan Seribu

Sejak dilonggarkannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pulau Macan di Kepulauan Seribu langsung menyita perhatian warga DKI Jakarta. Termasuk para influencer dan selebriti Tanah Air.

Lokasinya yang tak jauh dari pusat kota menjadi salah satu alasan Pulau Macan layak untuk disambangi. Terlebih di era new normal saat ini. Wisatawan tidak perlu bingung menyiapkan surat kesehatan, di mana mereka wajib melakukan rapid atau swab test terlebih dahulu.

Keindahan Pulau Macan sendiri ternyata tidak kalah lho dengan pantai-pantai yang ada di Timur Indonesia. Airnya tampak jernih berwarna hijau tosca. Deburan ombaknya pun tidak terlalu besar, sehingga cocok untuk dijadikan spot snorkeling, berenang, atau sekadar bermain air.

Pulau Macan

(Foto: Instagram/@gesitwisnuprakoso)

Di sekeliling pulau ini juga ditumbuhi pepohon hijau yang rindang sehingga membuat suasana disekitarnya terasa sejuk dan nyaman.

Tak hanya itu, bila memiliki budget berlebih, wisatawan dapat menyewa villa yang telah disediakan oleh pihak pengelola. Lokasi kamarnya langsung menghadap ke arah laut lho, Okezoners! Jadi dapat dipastikan kamu akan mendapatkan pemandangan yang indah bila cuaca bersahat.

Baca juga: Kaleidoskop 2020: Wabah Corona Lumpuhkan Penerbangan Dunia

Bagi wisatawan yang datang dengan budget pas-pasan tidak perlu khawatir. Pulau Macan juga memiliki beberapa spot khusus bagi mereka yang ingin bermalam menggunakan tenda pribadi.

Jembatan PIK 2, Jakarta Utara

Jembatan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 menjadi tempat wisata di Jakarta Utara yang viral di media sosial. Banyak selebriti atau pesepeda berkunjung ke sana, menikmati sepinya jalanan dan pemandangan pesisir Jakarta dengan suasana berbeda.

Di lokasi ini, biasanya anak-anak Jakarta akan melakukan berbagai aktivitas, seperti jalan sore, bersepeda, mengajak jalan-jalan hewan peliharaan atau sebatas foto-foto.

Jembatan PIK 2

(Foto: Instagram/@andywibowo)

Menurut sejumlah netizen, Jembatan PIK 2 suasananya sangat nyaman dan bersih. Ya, walau pada kenyataannya Anda nongkrong di dekat jembatan, tapi estetik sekali untuk foto-foto.

Tak sedikit pula yang menyebut bahwa tempat ini mirip New Zealand. Untuk menuju lokasi tersebut, patokan pertamanya adalah Fresh Market dan Jembatan PIK 2.

"Kalau sudah lewatin Jembatan PIK 2, lurus terus ketemu bunderan gede, belok kiri tapi jangan naik fly over. Udah deh tinggal ikutin jalan sampai ketemu deretan ruko-ruko baru yang masih kosong," papar seorang netizen @cnlulaby di Instagram.

Baca juga: Kaleidoskop 2020: Program-Program Andalan Kemenparekraf Era Wishnutama di Tengah Corona

Pantai Mbwana, Nusa Tenggara Timur

Salah satu ikon wisata Sumba ini sempat viral di media sosial, namun dengan alasan menyedihkan. Pantai yang dikenal dengan berkat pemandangan batu bolongnya itu dilaporkan ambruk pada Senin 16 November 2020.

Kejadian itu diduga akibat terjadi gempa lokal. Kabar tersebut sontak mendadak viral setelah dibagikan oleh seorang pengguna Instagram dengan akun @caswanassegaf. Dia mengunggah sebuah video yang menampilkan penampakan ambruknya Batu Bolong di Pantai Mbawana.

"Sangat disayangkan sekali di sebelah sana batu bolong yang menjadi ikon Pantai Mbawana udah runtuh. Sedih banget, jadi udah enggak ada ikon di Pantai Sumba ini. Sebaiknya kita mulai menjaga alam kita guys jangan sampai anak cucu kita tidak bisa melihat keindahan yang ada di Indonesia ini," kata pria dalam video yang diunggahnya pada Selasa, 17 November 2020.

Pantai Mbawana

(Foto: Instagram/@inibudi_ind)

Bila menilik video tersebut, terlihat jelas gugusan batu karang yang sebelumnya menyerupai cincin atau lubang besar itu telah rata dengan tanah. Fenomena alam ini menjadi pukulan telak bagi industri pariwisata Sumba Barat Daya.

Bukan tanpa alasan, Pantai Mbawana merupakan salah satu destinasi wisata andalan Sumba karena menyuguhkan pemandangan yang sangat mengagumkan.

Banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang rela jauh-jauh menyambangi tempat ini hanya untuk sekadar menikmati suasana pantai yang berhiaskan gugusan tebing-tebing tinggi, serta suara deburan ombak yang menerjang dinding karang.

Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur

Sepanjang tahun 2020, tampaknya kabar penutupan Pulau Rinca di Taman Nasional Komodo lah yang paling menyita perhatian publik. Bagaimana tidak, masyarakat Indonesia sempat dihebohkan oleh sebuah foto viral yang menampilkan seekor komodo saat sedang berpapasan dengan truk pengangkut barang.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Okezone, penutupan Resort Loh Buaya sendiri didasari atas pertimbangan proses percepatan penataan dan pembangunan sarana prasana wisata alam yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Resort Loh Buaya.

Penataan sarpras yang sedang dilakukan di Lembah Loh Buaya Pulau Rinca TNK dilaporkan telah mencapai 30 persen dari rencana yang akan selesai pada Bulan Juni 2021.

Pulau Rinca

(Foto: Instagram/@agnes_indah)

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Wiratno, proses pembangunan juga dilakukan secara hati-hati dengan meminamlisasi kontak satwa.

"Kegiatan penataan sarpras (dermaga loh buaya, pengaman pantai, evelated deck, pusat informasi, pondok ranger/peneliti/pemandu) berada pada wilayah administrasi Desa Pasir Panjang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Untuk itu, kegiatan pengangkutan material pembangunan yang menggunakan alat berat harus dilakukan, karena tidak dimungkinkan menggunakan tenaga manusia. Penggunaan alat-alat berat seperti truk, ekskavator dan lain-lain, telah dilakukan dengan prinsip kehati-hatian," ujarnya dalam keterangan tertulis kepada Okezone, Jumat 30 Oktober 2020.

Berdasarkan pengamatan, jumlah komodo yang sering berkeliaran di sekitar area penataan sarpras di Loh Buaya diperkirakan kurang lebih 15 ekor. Beberapa di antaranya memiliki perilaku yang tidak menghindar dari manusia.

Tebing Koja, Tangerang Selatan

Media sosial dihebohkan dengan viralnya objek wisata instagramable di Tangerang, Banten yang disebut-sebut mirip dengan taman dalam film Jurassic Park. Wisata yang viral di TikTok itu rupanya bernama Tebing Koja.

Kerap disebut sebagai 'Kandang Godzilla'. Seperti apa daya tariknya?

Keunikan Tebing Koja terletak pada deretan tebing-tebing tinggi yang berhiaskan rerumputan hijau. Di tengahnya terdapat semacam danau buatan, karena memang dulunya tempat ini merupakan bekas lokasi tambang pasir.

Tebing Koja

(Foto: Instagram/@ayuaudrey91)

Namun setelah 6 tahun beroperasi, Tebing Koja akhirnya dialihfungsikan untuk kegiatan wisata. Karena tampilannya yang sangat unik dan eksotis, warga sekitar maupun wisatawan akhirnya menamakan tempat itu dengan istilah Kandang Godzilla.

Perlu diketahui pula bahwa objek wisata ini terbagi menjadi dua wilayah yaitu Tebing Koja biasa dan Tebing Koja Kandang Godzilla. Luas lahannya sekitar lima hektar.

Bila tertarik menyambangi Tebing Koja, lokasinya mudah dijangkau. Jaraknya berkisar 30 kilometer dari Kota Tangerang, atau membutuhkan waktu sekira 1 jam 15 menit, dengan menggunakan sepeda motor.

Tak perlu khawatir, selama perjalanan Anda akan disuguhkan pemandangan menarik seperti hamparan sawah hingga gerombolan kerbau yang sedang mencari mencari makan. Nuansanya benar-benar seperti sedang berkunjung ke pedesaan yang masih asri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini