Pemkab Sleman Awasi Kepatuhan Protokol Kesehatan pada Objek Wisata

Antara, Jurnalis · Jum'at 25 Desember 2020 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 25 406 2333710 pemkab-sleman-awasi-kepatuhan-protokol-kesehatan-pada-objek-wisata-l5ysn1GeYB.JPG Wisatawan sambangi objek wisata Candi Ratu Boko di Sleman, DIY (Foto: Antara/Hendra Nurdiansyah)

"Sleman termasuk dalam kategori zona merah dengan jumlah total konfirmasi positif per 20 Desember 2020 mencapai 4.277 orang," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya.

Menurut dia, kondisi memprihatinkan ini membutuhkan perhatian serius dari semua pihak dalam disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran penularan dan penyebaran Covid-19.

"Langkah yang dilakukan Pemkab Sleman guna meminimalisir penyebaran Covid-19 adalah dengan mencegah terjadinya kerumunan," katanya.

Baca juga: Promosi Wisata Harus Dibarengi Praktik Prokes Pencegahan Covid-19

Menurutnya, libur Natal dan Tahun Baru kali ini berpotensi memunculkan kerumunan. "Seluruh masyarakat, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara dan penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang menyelenggarakan aktivitas selama libur atau cuti tersebut diinstruksikan untuk tidak menimbulkan kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian atau kerumunan," katanya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu menaati protokol kesehatan sesuai ketentuan Peraturan Bupati Nomor 37.1 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. bPada periode 24 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021 semua aktivitas usaha dibatasi maksimal pukul 22.00 WIB.

"Bagi pelanggar protokol kesehatan akan dilakukan penindakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegas Harda.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini