Libur Nataru, Yuk Kulineran ke Rumah Makan Legendaris di Cirebon

Fathnur Rohman, Jurnalis · Sabtu 26 Desember 2020 06:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 26 301 2334012 libur-nataru-yuk-kulineran-ke-rumah-makan-legendaris-di-cirebon-MdtkX4QKqp.JPG Rumah Makan Kentjana yang melegenda di Cirebon, Jawa Barat (Foto: Okezone.com/Fathnur Rohman)

MOMEN libur perayaan Natal dan tahun baru kerap dimanfaatkan masyarakat untuk pergi berlibur. Berkunjung ke Kota Cirebon, bisa menjadi pilihan dalam menghabiskan waktu liburan. Sebab, di kota ini ada beberapa tempat menarik yang harus dikunjungi.

Salah satunya adalah Rumah Makan (RM) Kentjana. Berdiri sejak tahun 1962, rumah makan ini kini menjelma sebagai rumah makan yang 'melegenda' di Kota Cirebon. Bahkan, nama rumah makan tersebut diabadikan sebagai nama jalan, yakni Jalan Karang Kencana.

RM Kentjana sendiri terletak di Jalan Karang Kencana, Kelurahan Panjunan, Kota Cirebon, Jawa Barat. Rumah makan tersebut didirikan oleh perempuan asal Indramayu yang pindah ke Kota Cirebon, bernama Kentjanawati.

Sebelum memulai usahanya, Kentjanawati sering mengirim makanan kepada seorang bidan bernama ibu Supinah. Ibu Supinah ini merupakan pemilik bangunan RM Kentjana, yang kemudian dibeli oleh Kentjanawati setelah ia meningga dunia.

Baca juga: Jelang Libur Akhir Tahun, Reservasi Hotel di Berastagi & Samosir Capai 80 Persen

Karena rutin mengirim makanan, Ibu Supinah sering mengoreksi makanan yang dibuat Kentjanawati. Lambat laun, Kentjanawati pun kemudian terus belajar memasak dan memodifikasi sedikit resep masakan yang pernah diberitahu oleh ibu Supinah. Hingga akhirnya, Kentjanawati membuka rumah makan dengan nama RM Kentjana.

Menu Makanan di RM Kentjana, Cirebon

(Foto: Okezone.com/Fathnur Rohman)

"Ibu Supinah kasih tahu bumbu rahasianya kemudian dimodifikasi sama Mami. Karena bumbunya lebih ke pedas ke rasa Padang dan blum tentu orang Cirebon suka," kata Yanti Setiawati, generasi ke 2 penerus RM Kentjana Cirebon, saat ditemui Okezone, Jumat, 25 Desember 2020.

RM Kentjana memiliki konsep penyajian seperti rumah makan Padang. Akan tetapi, menu yang ditawarkan merupakan masakan rumahan seperti lauk pauk khas masyarakat pantura Cirebon dan Jawa Barat.

Baca juga: Wisatawan Kunjungi New York Wajib Karantina Mandiri 14 Hari

RM Kentjana memiliki beberapa menu andalan. Seperti sambel goreng udang, sayur lodeh, pepesan, dan juga gado-gado. Harga masakannya pun tentu sangat bersahabat, yakni berkisar antara Rp10 ribu sampai Rp45 ribu per porsinya.

Menurut Yanti, sejak tahun 1962 hingga sekarang, bahan dan rasa masakan di RM Kentjana selalu dijaga kualitasnya. Ia menerangkan, semua bahan masakan dibeli serta dipilih sendiri. Selain itu, sebelum disajikan, makanan pun bakal dicek kembali supaya rasa makanan tersebut benar-benar enak dan nikmat untuk disantap oleh pelanggan.

"Semua bahan kita beli sendiri. Contohnya karena ini masakan ada yang pedas, kita beli cabainya sendiri. Kita pilih kualitasnya yang bagus, karena kalau di pasar kadang ada yang menawarkan cabai yang kurang bagus," jelas Yanti.

"Bahkan untuk sambel gado-gado sendiri, kita goreng kacangnya sendiri dan kita tumbuk sendiri. Kita juga diajarkan untuk tidak bosan mengasah lidah supaya peka, karena walaupun ada orang yang masak, tapi finishing touchnya kita sendiri. Jadi one day, kalau kita ditinggkalkan oleh tukang masaknya, kita masih bisa bertahan," ujarnya menambahkan.

Selain bahan dan rasa masakan, lanjutnya, kualitas nasi yang dibuat pun selalu dijaga kualitasnya. Bahkan, ada satu orang di RM Kentjana yang bertugas secara khusus, untuk memasak nasi agar memiliki tekstur yang dianggap pas dengan lidah pelanggan.

"Untuk yang masak nasi kita tempatkan satu orang. Dia yang khusus mengurus nasi. Supaya kualitasnya terjaga. Kita masak nasi pun masih pakai langseng. Bukan pakai rice cooker," ungkapnya.

Ia menilai, karena kualitas yang selalu dijaga, pelanggan yang pernah berkunjung ke RM Kentjana pasti ada yang menjadi pelanggan tetap. Para pejabat serta beberapa instansi pemerintahan atau swasta juga pernah menyambangi RM Kentjana. Sebut saja Agung Laksono, Titiek Puspa, dan mantan Mendag Enggartiasto Lukita.

"Kami ingin milenial juga tahu kalau rumah makan ini punya cerita menarik," kata Yanti menandaskan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini