Pengelola Hutan Wisata Punti Kayu Palembang Batasi Jumlah Pengunjung

Antara, Jurnalis · Sabtu 26 Desember 2020 12:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 26 406 2334102 pengelola-hutan-wisata-punti-kayu-palembang-batasi-jumlah-pengunjung-cL3f3ZuBY6.JPG Hutan wisata Punti Kayu di Palembang, Sumsel (Foto: Antara/Yudi Andullah)

PENGELOLA hutan wisata alam Punti Kayu Palembang, Sumatra Selatan menerapkan kebijakan pembatasan jumlah pengunjung dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

"Menghadapi lonjakan pengunjung momentum hari libur pada penghujung 2020 ini, manajemen menerapkan kebijakan pembatasan jumlah pengunjung maksimal 600 orang yang boleh masuk ke dalam area objek wisata," ucap Manajer Punti Kayu Palembang, Raden Azka.

Hutan wisata Punti Kayu ditunjuk sebagai Taman Wisata Alam (TWA) melalui SK. Menhut Nomor 76/Kpts-II/ 2001 tanggal 15 Maret 2001 dengan luas 50 ha dan ditetapkan sebagai TWA melalui SK Menteri Kehutanan Nomor 9273/Kpts-II/2002 tanggal 7 Oktober 2002.

Baca juga: Weekend Tetap Buka, Ancol dan TMII Bisa Jadi Alternatif Liburan Natal

Menurut dia, hutan wisata Punti Kayu memiliki kapasitas daya tampung di atas 3.000 pengunjung, namun dalam kondisi pandemi Covid-19 pihaknya mengikuti aturan protokol kesehatan pemerintah dengan melakukan pembatasan jumlah pengunjung agar tidak terjadi kerumunan, wajib menggunakan masker, dan selalu mencuci tangan.

"Melalui upaya tersebut diharapkan objek wisata alam ini tidak menjadi klaster penyebaran virus Corona jenis baru itu dan bisa selalu dibuka untuk umum," katanya.

Azka menjelaskan, sejal munculnya wabah Covid-19, Punti Kayu sejak Maret 2020 ditutup sementara. Kemudian setelah ditetapkan adaptasi kebiasan baru (new normal), pihaknya membuka kembali objek wisata ini untuk umum dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat terhitung 11 Agustus 2020.

Baca juga: Wisatawan Kunjungi New York Wajib Karantina Mandiri 14 Hari

Sejak mulai dibukanya kembali untuk umum, pengunjung Punti Kayu secara bertahap meningkat meskipun jumlahnya tidak seperti kondisi normal sebelumnya. Peningkatan jumlah pengunjung yang cukup tinggi terjadi pada akhir pekan atau hari libur, seperti sekarang ini 300-600 orang.

Jumlah pengunjung dalam kondisi normal sebelum ada wabah Covid-19 pada akhir pekan atau libur nasional dan hari besar keagamaan bisa mencapai 1.000 orang lebih.

Harga tiket terusan untuk masuk dan menikmati beberapa wahana yang ada di objek wisata alam ini Rp25.000 per orang untuk setiap Senin-Jumat, dan Rp30.000 untuk setiap Sabtu, Minggu dan hari libur/libur nasional.

"Harga tiket masuk tersebut sudah termasuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan mengunjungi empat wahana seperti replika landmark, farm zone (satwa), taman bermain, dan taman kupu kupu," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini