Pandemi Covid-19, Wisman yang Liburan ke Aceh Hanya 10 Ribu

Dewi Kania, Jurnalis · Sabtu 26 Desember 2020 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 26 406 2334152 pandemi-covid-19-wisman-yang-liburan-ke-aceh-hanya-10-ribu-agUzN40Ca0.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

PANDEMI Covid-19 memberikan dampak yang besar bagi pariwisata Aceh. Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) di sepanjang 2020 sebanyak 10.401 orang.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, angka kunjungan wisatawan mancanegara setiap tahunnya terus meningkat. Pada 2017, jumlah wisman yang mengunjungi Provinsi Aceh mencapai 33.105 orang, 2018 sebanyak 33.787 orang, dan 2019 mencapai 34.465 orang.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Termasuk pemerintah daerah untuk membangkitkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif, sebagai sektor strategis penyumbang devisa serta pembuka lapangan kerja paling cepat dan mudah.

Baca Juga: Taman Margasatwa Ragunan Hari Ini Buka, Wisatawan Pilih Olahraga Sambil Refreshing

aceh

Diakui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Aceh memiliki sumber daya alam serta budaya kuat yang dapat menjadi potensi dan daya tarik bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sebut saja kulinernya yang khas seperti Mi Aceh dan Ayam Tangkap, serta keragaman kriya dan busana seperti Songkok Aceh yang bisa menjadi inspirasi produk kreatif.

"Semua itu menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan," katanya lewat keterangan resminya.

 

Sandiaga Uno menambahkan, karakter masyarakat Aceh yang kuat dan mandiri memberi inspirasi bangsa ini untuk dapat bangkit dari pandemi Covid-19. Khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kita harus sama-sama dapat bangkit dari pandemi Covid-19 yang memberikan dampak besar terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," tambah dia.

Baca Juga: Tempat Wisata di Penajam Paser Utara Tutup hingga 3 Januari 2021 

Salah satu kuncinya adalah menjalankan penerapan protokol kesehatan yang baik agar dampak Covid-19 segera teratasi. Protokol CHSE Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan) dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) selalu diterapkan untuk membangkitkan pariwisata di berbagai daerah.

"Jika sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa tumbuh baik, tercipta lapangan kerja seluas-luasnya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini