Remaja Perempuan Ini Dilarang Terbang oleh 3 Maskapai Gegara Bercanda di TikTok

Salsabila Jihan, Jurnalis · Senin 28 Desember 2020 01:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 27 406 2334570 remaja-perempuan-ini-dilarang-terbang-oleh-3-maskapai-gegara-bercanda-di-tiktok-2fgLoDJQqS.jpg Pesawat Qantas (AAPImages/Daily Mail)

SEORANG remaja asal Melbourne dilarang terbang menggunakan tiga maskapai penerbangan terbesar di Australia usai bercanda akan melakukan serangan teror di media sosial.

Melansir Daily Mail, Minggu (27/12/2020), perempuan 19 tahun itu memposting lelucon serangan teror di platform berbagi video TikTok saat berada dalam penerbangan dari Melbourne ke Queensland, Minggu lalu.

Baca juga:  Kisah Pramugari Cantik Jadi Penjual Alpukat demi Keluarga

Video yang diunggah remaja tersebut ditonton banyak orang. Orang-orang kemudian melaporkan kejadian itu ke Hotline Keamanan Nasional. Polisi Federal Australia langsung merespons laporan dan berkoordinasi dengan polisi di Victoria dan Queensland.

AFP melaporkan bahwa remaja tersebut telah dilarang terbang menggunakan maskapai penerbangan Qantas, Virgin Australia, dan Jetstar.

Baca juga: Tahun Baru 2021, Ridwan Kamil Larang Warga Jabar Lakukan 3 Hal Ini

Seorang juru bicara mengatakan kepada Daily Mail Australia, tidak ada dakwaan dan penyelidikan yang diajukan polisi atas insiden tersebut. Kasus ini telah diselesaikan.

Baca juga:  Kisah Pria Bantu Penumpang Bergejala Covid-19 di Pesawat, Rela Beri Napas Buatan

Ia tidak mengklarifikasi bahwa Bandara Queensland yang menjadi tujuan remaja tersebut.

Karena adanya insiden tersebut, polisi setempat mengingatkan masyarakat agar serangan teror jangan dijadikan bahan candaan apalagi dalam penerbangan.

"Terlepas dari niatnya, lelucon tentang melakukan serangan teroris dan keamanan maskapai penerbangan tidak pernah menjadi bahan candaan dan mungkin memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan," katanya.

"Siapapun yang memiliki informasi tentang aktivitas ekstremis atau kemungkinan ancaman kepada masyarakat harus melapor. Tidak peduli seberapa kecil atau tidak pentingnya informasi itu menurut Anda." 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini