Bukan Nepal, Objek Wisata yang Viral Ini Ternyata Ada di Magelang

Salsabila Jihan, Jurnalis · Senin 28 Desember 2020 02:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 27 408 2334581 bukan-nepal-objek-wisata-yang-viral-ini-ternyata-ada-di-magelang-qU2yTFNPOd.jpg Dusun Butuh di lerang Gunung Sumbing, Kaliangkrik, Magelang (Instagram @nepal_van_java)

MAGELANG terkenal hingga ke mancanegara dengan Candi Borobudur. Tapi, kabupaten di Jawa Tengah juga punya objek wisata unik lain, yakni Dusun Butuh yang pemandangannya disebut-sebut mirip destinasi Namche Bazar di Lembah Khumbu, Pegunungan Himalaya, Nepal.

Dusun Butuh yang terletak di lereng Gunung Sumbing, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Magelang sempat viral di media sosial karena pesonanya bak Nepalnya Indonesia. Bahkan dijuluki Nepal Van Java.

Baca juga:  Batu Love Garden, Surga Pencinta Bunga dan Aneka Tanaman

Berada di ketinggian 1.620 meter di atas permukaan laut (mdpl), Butuh diklaim sebagai dusun tertinggi di Magelang.

Dusun Butuh menyuguhkan panorama memukau di lereng Gunung Sumbing dengan jajaran rumah penduduk yang mengikuti kontur perbukitan, hamparan perkebunan dan pesawahan, disebut mirip Namche Bazar dengan latar Pegunungan Himalaya. Inilah yang menjadi salah satu daya tarik wisata.

“Daya tarik utamanya adalah rumah-rumah ini tersusun rapi dan berundak di lereng gunung. Karena susunannya ini, banyak wisatawan yang mengatakan desa ini mirip Namche Bazaar yang ada di Nepal dengan cirikhas Indonesia,” tulis akun Instagram @mountnesia dalam keterangan foto dan video pesona Dusun Butuh seperti dikutip Okezone, Minggu (27/12/2020).

Dusun Butuh sebenarnya juga menjadi basecamp pendakian Gunung Sumbing.

Baca juga:  Libur Akhir Tahun Tiba, Yuk Jelajahi 4 Wisata Bukittinggi Paling Populer

“Akses menuju tempat ini cukup mudah & jalannya jg udah bagus walaupun sedikit menanjak dan terjal tetapi tetap bisa diakses. Hati-hati yang pakai matic,” tulis @mountnesia.

Untuk menuju ke Dusun Butuh memerlukan waktu tempuh sekitar 1 jam dari Kota Magelang dengan menggunakan kendaraan pribadi. Jalan di Dusun Butuh menanjak tajam dan sempit. Jadi pastikan rem mobil atau sepeda motor yang digunakan berfungsi dengan baik, kalau tidak sangat berbahaya.

Penggunakan akun @ossafalah menulis pengalaman buruk di jalan menuju Dusun Butuh gara-gara rem blong.

"Pada 13 Juli 2019, kejadian yang tidak akan terlupakan bagi saya dan 26 teman saya kala itu menggunakan 2 mobil keadaan pulang dari basecamp sekitar jam 9 malam, 20 menit setelah itu kita terguling di parit warga dikarenakan rem blong,” tulisnya di Instagram.

“Alhamdulillah semua bisa tertolong karena kesigapan warga dan perangkat desa kaliangkrik yang kala itu menolong tanpa pamrih. Terima kasih teruntuk warga kaliangkrik dan perangkat desa yang sudah menolong kami."

Pengelola mengimbau, untuk wisatawan yang berkunjung menggunakan sepeda motor, sebaiknya menggunakan motor manual, bukan matic, agar lebih aman.

 ilustrasi

Beberapa waktu lalu Dusun ini ditutup sementara untuk pengunjung karena sedang dilakukan perbaikan, pengecatan, dan penambahan beberapa fasilitas. Namun dibuka kembali pada 7 November 2020 untuk para pengunjung. Bisa menjadi pilihan menarik untuk liburan Tahun Baru 2021.

Berdasarkan Perdes Desa Temanggung No 180.92/14/07/Kep/2020, ditetapkan penyesuaian retribusi sebesar Rp 8.000 per orang.

Adapun tarif untuk parkir sepeda motor dipatok sebesar Rp 3.000 dan mobil sebesar Rp 10.000.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini